
Surabaya Pojokkiri.com – Masyarakat sempat dibuat resah dengan maraknya pemberitaan di media online terkait dugaan pencurian kabel tembaga di wilayah Kecamatan Semampir, Surabaya. Kabar bahwa pelaku belum juga tertangkap memunculkan kekhawatiran dan spekulasi.
Menanggapi hal ini, Kapolsek Semampir, AKP Herry Iswanto, S.H., dengan tegas memberikan klarifikasi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
Dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (27/7/2025), AKP Herry menjelaskan bahwa jajaran Polsek Semampir telah menerima laporan warga terkait dugaan pencurian kabel tembaga dan langsung merespons dengan langkah-langkah penyelidikan sesuai prosedur hukum.
Kapolsek mengungkapkan bahwa hingga saat ini proses pemeriksaan terhadap beberapa saksi masih berlangsung guna memperkuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
“Saat ini, proses pemeriksaan terhadap beberapa saksi masih terus berjalan. Beberapa saksi juga masih kami mintai keterangan untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP),” jelas AKP Herry.
Ia menegaskan bahwa dalam menangani perkara ini, pihaknya tidak bersikap pasif. Justru, seluruh anggota yang terlibat dalam proses penyelidikan terus bekerja dengan serius, profesional, dan penuh kehati-hatian.
Pihak Polsek Semampir juga berencana akan segera melakukan gelar perkara sebagai tahapan lanjutan penyidikan. Koordinasi dengan pihak Polres Surabaya menjadi bagian penting dalam memastikan semua bukti dan keterangan saksi telah memenuhi unsur hukum yang diperlukan.
“Perlu kami sampaikan bahwa dalam setiap penanganan perkara, kami mengutamakan ketelitian dan keabsahan setiap keterangan saksi maupun barang bukti. Jika seluruh tahapan dirasa cukup, kami akan tingkatkan penanganannya ke Polres untuk proses lebih lanjut,” tegasnya.
AKP Herry juga mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Ia meminta publik tetap tenang dan percaya pada komitmen kepolisian dalam menegakkan keadilan.
Tak lupa, Kapolsek mengingatkan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang berimbang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Kami terbuka untuk memberikan klarifikasi dan informasi sesuai kewenangan kami. Mohon dukungan dari semua pihak agar proses hukum dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Kasus pencurian kabel tembaga bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga berisiko mengganggu layanan publik seperti listrik dan komunikasi. Oleh karena itu, masyarakat berharap agar pelaku segera ditangkap dan diproses secara hukum.
Di sisi lain, komitmen Polsek Semampir yang terus mendalami penyidikan adalah sinyal positif bahwa hukum tetap ditegakkan.
Kapolsek Semampir dengan tegas menyatakan bahwa penanganan kasus pencurian kabel tembaga sedang berjalan sesuai dengan prosedur hukum.
Proses penyidikan yang melibatkan pemeriksaan saksi dan koordinasi dengan Polres menunjukkan keseriusan Polsek dalam menyelesaikan perkara ini secara profesional (Sam)

