
Situbondo, Pojok Kiri
Dalam rangka memperingati Hari Lupus Sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 10 Mei, IHC RS Elizabeth menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan bertema Bersama Pasien, Bersama Lawan Lupus” di ruang tunggu Poli Spesialis Penyakit Dalam IHC RS Elizabeth Situbondo. Selasa, (27/5/2025). Kegiatan ini ditujukan bagi pasien dan keluarga yang sedang menunggu layanan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit Lupus (Systemic Lupus Erythematosus/SLE) serta pentingnya deteksi dini dan penanganan yang tepat.
Kegiatan edukasi yang menghadirkan narasumber dr. Syahroni Yudistian A., M, Biomed, Sp.PD (Dokter Spesialis Penyakit Dalam) menyampaikan materi secara interaktif dengan bahasa yang mudah dipahami. Para peserta diberikan pemahaman tentang gejala awal Lupus, cara penanganannya, serta pentingnya dukungan keluarga, lingkungan dalam mendampingi penyintas Lupus.
“Penyakit Lupus dikenal sebagai penyakit seribu wajah karena gejalanya yang beragam dan seringkali menyerupai penyakit lain. Oleh karena itu, edukasi menjadi sangat penting agar masyarakat tidak mengabaikan gejala awal dan segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan,” ujar dr. Syahroni Y. A., M, Biomed Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalm IHC RS Elizabeth.
Selain penyuluhan, kegiatan ini juga dilakukan sesi tanya jawab, serta pembagian suvenir menarik bagi peserta yang aktif. Atmosfer hangat dan komunikatif tercipta selama acara berlangsung, menjadikan ruang tunggu poli tidak hanya sebagai tempat menunggu, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan kepedulian.
Sementara itu, dr. M. Syamsul Arifin Direktur IHC RS Elizabeth Situbondo, membenarkan adanya kegiatan tersebut. Ia, mengaku bahwa rumah sakit berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi kesehatan masyarakat, bukan hanya melayani pengobatan tapi memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
“Dengan semangat memperingati Hari Lupus Sedunia, IHC RS Elizabeth berkomitmen untuk terus menjadi rumah sakit yang tidak hanya melayani pengobatan, tetapi juga memberikan kontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan Masyarakat, ” pungkasnya. (Td/Inul)

