
Sidoarjo Pojokkiri.com – Satlantas Polresta Sidoarjo kembali menghadirkan pendekatan edukatif yang inspiratif bagi anak-anak melalui program “Polantas Menyapa Anak”, yang kali ini diselenggarakan di Al Hikmah pada Kamis (07/11/2025) pukul 08.00 WIB.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polresta Sidoarjo dalam menumbuhkan budaya tertib dan disiplin berlalu lintas sejak usia dini, dengan metode pembelajaran yang humanis, interaktif, dan menyenangkan.
Anak-anak terlihat penuh semangat mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas dalam bentuk permainan, simulasi, hingga aktivitas edukatif, yang membuat pesan keselamatan lebih mudah dipahami dan diingat.
Dalam sambutannya, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, S.I.K., S.H., M.H., M.Si., melalui Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Jodi Indrawan, S.I.K., menyampaikan bahwa edukasi keselamatan harus dimulai dari usia anak-anak.
“Kesadaran akan keselamatan di jalan raya perlu ditanamkan sejak dini. Dengan pendekatan yang ceria, anak-anak dapat memahami aturan lalu lintas dengan lebih mudah, sehingga terbentuk karakter disiplin dan tanggung jawab ketika mereka dewasa nanti,” ujar Kasatlantas, pada Jumat (7/11).
Kompol Jodi Indrawan menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana edukasi, tetapi juga sebagai upaya mendekatkan sosok polisi dengan dunia anak.
“Kami ingin anak-anak melihat polisi bukan sebagai sosok yang menakutkan, melainkan sahabat yang peduli pada keselamatan mereka. Melalui kegiatan ini, kami ajarkan cara menyeberang yang benar, mengenal lampu lalu lintas, serta memahami arti rambu dengan pendekatan bermain dan bernyanyi,” jelasnya.
Sejak pagi, halaman sekolah Al Hikmah dipenuhi keceriaan. Siswa-siswi antusias mengikuti berbagai permainan edukatif seperti tebak rambu lalu lintas, simulasi menyeberang jalan, hingga praktik memakai helm dengan benar.
Anak-anak juga tampak gembira saat bernyanyi bersama petugas Satlantas, sambil mengulang pesan-pesan keselamatan dengan nada ceria.
Suasana penuh tawa ini menjadi bukti bahwa edukasi bisa disampaikan tanpa tekanan, tetapi melalui pengalaman yang menyenangkan.
Salah satu guru Al Hikmah, Ibu Kinan (28 tahun), menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Metode pembelajaran yang interaktif membuat anak-anak sangat mudah memahami pesan keselamatan. Mereka belajar sambil bermain, dan itu membuat pesan dari Satlantas lebih mudah diingat. Kami berterima kasih atas dedikasi Polresta Sidoarjo yang telah memberi pengalaman berharga bagi anak-anak kami,” ujarnya.
Satlantas Polresta Sidoarjo berharap, melalui program seperti Polantas Menyapa Anak, kesadaran keselamatan dapat tumbuh kuat dalam diri generasi muda Sidoarjo. Dengan demikian, akan terbentuk budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan, demi mewujudkan jalan raya yang aman bagi semua pengguna.
Program “Polantas Menyapa Anak” tidak sekadar menjadi agenda edukatif, tetapi juga menjadi jembatan antara polisi dan masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan pendekatan yang humanis dan penuh keceriaan, Satlantas Polresta Sidoarjo berhasil menanamkan nilai-nilai disiplin dan keselamatan sejak usia dini langkah kecil namun berdampak besar bagi masa depan budaya lalu lintas yang lebih aman di Kabupaten Sidoarjo (sul)

