Pojokkiri.com

PROYEK PUSKESMAS MANUKAN KULON, SATKER.DINAS KESEHATAN PEMKOT.SURABAYA, ANGGARAN PROYEK Rp.4,3 MILIAR TELAT SERAH TERIMANYA. GAS ELPIJI MELON SUBSIDI DIPAKAI UNTUK PENGELASAN DI AREA PROYEK

Foto :Proyek Gedung Puskesmas Manukan Kulon, tampak pekerjaan beton bertulang kolom besar dan rencana Tulungagung balok,dan rencana atap menggunakan rangka baja ringan (Galvalum),TA 2025, Nilai kontrak Rp.4,3 Miliar.

Surabaya,Pojok Kiri.Com,- Proyek Pembangunan Gedung Puskesmas Manukan Kulon Surabaya,Pekerjaan Konstruksi, dalam naungan Satuan Kerja (Satker) Dinas Kesehatan Pemkot. Surabaya, penyerapan anggran APBD TA.2025,lama pelaksanaan proyek 165 hari Kalender, dan sebagai Konsultan Pengawas PT.Titian Cahaya Consultan.

Proyek gedung tersebut dikerjakan tahun tunggal 2025,akan diserahkan terimakan sesuai dengan lamanya kalender yang ditentukan.Namun menurut hitungan lamanya pelaksanaan yang ditentukan 165 hari, Proyek tersebut telah terlambat dari batas waktu yang ditentukan.

Pekerjaan rehabilitasi gedung lama dan penambahan ruangan gedung baru tersebut, tampak struktur lama tampak depan gedung tersebut dikerjakan struktur beton bertulang

yang lebih kuat dan permanen, juga direncanakan pekerjaan rangka atap dan atap, yang nantinya lebih kuat dan lebih kokoh.Perencanaan atap tersebut menggunakan rangka atap Galvalum (baja ringan), diharapkan lebih efisien, tahan air, permanen.

Tampak saat ini, pekerjaan telah mencapai lebih dari 50%, dibeberapa kolom besar (utama) telah dilakukan pengecoran menggunakan begisting (papan cetak), disesuaikan dengan ukuran matang dimensi kolom nantinya.Dalam perencanaannya apakah pelaksanaan kolom tersebut telah sesuai dengan ukuran dimensi kolom yang diharapkan dan direncanakan, terkait ukuran besi ular dengan diameter besi yang diharuskan, apakah diberikan Tulungagung ekstra pada jumlah besi yang dirakit, demikian pula dengan ukuran jarak sengkang besi (beugel), dengan berbagai ukuran, apakah saat terpasang, memiliki jarak beugel yang disarankan atau memiliki jarak beugel yang renggang yang menyalahkan dari gambar perencanaan.

Dapat juga diperhatikan pada sambungan besi, jika menyambung ukuran besi sesuai kebutuhan lapangan, apakah sambungan besi tersebut memiliki kekuatan sambungan yang mengikat antar sambungan, karena sambungan besi memiliki ukuran yang simetris jika disambung 1/5 L dari.bentang besi ukuran kebutuhan.Bukan asal sambung besi, yang nantinya akan berakibat fatal akan terjadi pada struktur beton yang telah dicor, dan akan memiliki beban maksimal pada beban beton sendiri dan beban struktur lainnya.

Terkait komposisi campuran luluh untuk struktur beton bertulang, apakah telah sesuai dengan tekan hancur beton ( Karakteristik beton) yang disyaratkan, dengan menggunakan Karakteristik beton berulang dengan perbandingan (1 : 2 : 3) untuk mendapatkan hasil beton dengan kekuatan maksimal dan sesuai dengan perencanaan dan bestek yang ada.Termasuk juga pada sambungan Kolom dan balok yang dikerjakan harus memiliki sambungan yang menyatu, sehingga ekstra besi sebagai stek pada sambungan kolom dan balok, memiliki ekstra panjang 1/5 L dari panjang beton atau balok yang direncanakan.

Pada rencana rangka atap yang saatnimi sedang dikerjakan menggunakan bahan baja ringan ( galvalum), yang seharusnya memiliki ketebalan baja dan lebar ukuran yang sesuai dengan rencana bestek, bukan mengurangi ketebalan dan lebarnya, agar bisa mendapatkan rangka atap yang kuat dan tahan lama, seperti yang disyaratkan dan diharapkan.

*Juga tampak dilapangan, adanya tabung gas elpiji 3 kilo (melon) berada di lokasi proyek,* digunakan untuk objek pengelasan di area proyek tersebut.Tanpa menggunakan tabung gas besar yang biasa dipakai standar penjelasan pada proyek besar.Dikarenakan gas elpiji tabung 3 kilogram, adalah gas elpiji subsidi pemerintah, yang dipakai untuk rumahan atau dipakai berdagang penjual kaki lima (warung).

Masih beberapa pelaksanaan langka kerja yang dalam pekerjaannya, termasuk struktur beton bertulang, sambungan balok portal dan kolom utama, rencana atap, pasangan Selatan ruangan gedung, pasangan lantai gedung, finishing pekerjaan tembok, instalasi listrik, instalasi air bersih, kotor, dan pasangan plafon atap gedung.Semua pekerjaan dan langka kerjanya masih menjadi pantauan koran ini, hingga hasil akhir atau fisnihing gedung Puskesmas Manukan Kulon Tersebut.

Diketahui proyek rehabilitasi dsn peremajaan gedung Puskesmas Manukan Kulon, dikerjakan oleh Satuan Kerja (Satker) Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Surabaya.Dikejakan di tahun tunggal TA.2025,Menyerap anggaran APBD TA.2025.

Dengan Harga HPS Rp.5,6 Miliar. Tender lelang dimenangkan oleh CV.Renno Abadi, jalan Danau Bratan Timur H5 J27, Malang. Dengan Nilai Kontrak : Rp.4.311.000.000,-.Dikerjakan 165 hati Kalender di tahun 2025.

Sampai berita ini diturunkan belum mendapatkan penjelasan dan konfirmasi dari Satuan Kerja (satker) Dinas Kesehatan Pemkot.Surabaya.(sw).