
Surabaya Pojokkiri.com – Polres Pelabuhan Tanjung Perak memaparkan release akhir sepanjang tahun 2024, dalam pengungkapan tersebut mengalami peningkatan signifikan jumlah tindak pidana di wilayah hukumnya dibandingkan tahun 2023 sebelumnya.
Berdasarkan pemaparan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP William Cornelius Tanasale, jumlah kasus kriminalitas melonjak dari 1.019 kasus pada tahun 2023 menjadi 1.162 kasus pada tahun 2024.
Meskipun menghadapi peningkatan ini, Polres berhasil mempertahankan tingkat pengungkapan kasus yang mengesankan dengan total 1.162 kasus terungkap sepanjang tahun, mencerminkan komitmen terhadap efektivitas penegakan hukum.
Tindak Pidana Menonjol: Kompleksitas Kejahatan yang Perlu Perhatian
AKBP William, menjelaskan bahwa beberapa jenis tindak pidana mengalami peningkatan signifikan. Beberapa kasus menonjol antara lain:
Pencurian dengan Kekerasan (Curas): Meningkat dari 85 kasus pada 2023 menjadi 88 kasus pada 2024.
Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor): Naik tipis dari 115 kasus menjadi 116 kasus.
Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT): Mengalami kenaikan mencolok dari 38 menjadi 45 kasus.
Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO): Dari nihil pada 2023, menjadi 2 kasus pada 2024, menyoroti permasalahan baru yang memerlukan perhatian khusus.
Kategori kasus lain-lain juga mengalami lonjakan besar, dari 86 menjadi 197 kasus, mencerminkan kompleksitas kejahatan yang semakin beragam.
Barang Bukti yang Diamankan: Bukti Nyata Keberhasilan Operasi
Selain pengungkapan kasus, Polres Pelabuhan Tanjung Perak mencatat penyitaan barang bukti senjata Tajam (Sajam) 14 bilah, rokok Ilegal 6.523.499 batang dan Dokumen Penting: 1.514 unit.
Berbagai Barang Lainnya: 27 item, termasuk pakaian dan aksesori yang berkaitan dengan tindak pidana.
Sebanyak 30 kasus dengan jumlah tersangka yang sama akan dirilis ke publik. Rincian kasus tersebut meliputi, satu kasus pencurian dengan Kekerasan (Curas), dua kasus Pencurian Biasa (Curat), 18 kasus Perjudian, satu kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan kasus Pornografi, serta kasus lainnya.
Kapolres menegaskan, Keberhasilan pengungkapan ini merupakan bukti nyata komitmen kami terhadap program Presisi Polri yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, pendekatan humanis, dan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk terus mendukung upaya penegakan hukum dengan aktif melaporkan tindak pidana dan berperan serta dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Sinergi antara masyarakat dan polisi adalah kunci utama menciptakan wilayah yang aman dan kondusif. Kami berkomitmen untuk terus hadir melayani masyarakat dan memberikan rasa aman bagi semua,” tandas Kapolres, pada Selasa (31/12/2024).
Laporan akhir tahun ini menunjukkan bahwa meskipun tantangan kriminalitas meningkat, Polres Pelabuhan Tanjung Perak tetap berdiri kokoh dalam menghadapi kompleksitas kejahatan. Tahun 2024 menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi, keamanan tetap dapat ditegakkan (Sam)

