Pojokkiri.com

Setelah Dicari Selama 13 Jam, Korban Perahu Terbalik di Sodetan Sungai Bengawan Solo Ditemukan

Jasad H.Samsudin dirumah duka dan Mobil Patroli Polsek Laren berada di TKP tenggelamnya korban.(Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Setelah 13 jam dilakukan pencarian, akhirnya korban tenggelam saat insiden perahu terbalik di sudetan Sungai Bengawan Solo di Desa Gelap Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan bernama H.Samsudin (62 tahun) berhasil ditemukan.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di dasar sodetan Sungai Bengawan Solo tidak jauh dari lokasi kejadian. Jasad korban yang sempat hanyut ini ditemukan oleh tim gabungan bersama warga Minggu (25/2/2024) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB.

Kapolsek Laren Iptu Witono Hadi saat dikonfirmasi, membenarkan adanya temuan mayat korban tersebut. Menurut dia, korban ini ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa didasar sungai oleh tim gabungan bersama warga.

Seusai ditemukan mayat korban oleh pihak keluarga memilih langsung membawa pulang jenazah korban dan menolak dilakukan diautopsi.

“Pihak keluarga korban tidak ingin dilakukan otopsinya karena mereka meyakini kejadian tersebut murni musibah,” ujar Iptu Witono Hadi, Kapolsek Laren.

Dia menambahkan hal tersebut merupakan hak dari keluarga jenazah bila menolak dilakukan otopsi.

“Kondisi jenazah saat ditemukan sekujur tubuhnya membiru membengkak mungkin karena terlalu lama di dalam air tapi menurut pandangan mata kami memang tidak ada cidera atau bekas luka, kan itu memang murni musibah,” imbuh Kapolsek Laren.(lut)