Pojokkiri.com

Suramadu Tak Lagi Longgar Operasi Terus Digenjot, Polisi Amankan Motor Tanpa Dokumen Sah

Anggota Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Surabaya Pojokkiri.com – Komitmen menjaga keselamatan berlalu lintas kembali ditegaskan Polres Pelabuhan Tanjung Perak melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026. Dalam kegiatan terbaru yang digelar di pintu masuk Jembatan Suramadu sisi Kenjeran, petugas melakukan pemeriksaan ketat terhadap pengendara yang melintas.

Hasilnya, tiga unit sepeda motor terpaksa diamankan karena pengendaranya tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen kendaraan yang sah. Pemeriksaan yang berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026 ini menyasar kepatuhan pengendara terhadap aturan administrasi maupun standar keselamatan berkendara.

Di lapangan, petugas mendapati masih banyak pengendara yang mengabaikan aspek keselamatan dasar. Pelanggaran yang ditemukan didominasi oleh tidak dibawanya STNK dan SIM, serta penggunaan perlengkapan berkendara yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Salah satu kejadian yang menyita perhatian petugas adalah pengendara sepeda motor yang melintas hanya mengenakan kopyah tanpa helm pelindung. Terhadap pelanggaran tersebut, petugas tidak langsung melakukan penindakan tilang, melainkan memberikan teguran tegas disertai edukasi langsung mengenai risiko fatal kecelakaan lalu lintas.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi pimpinan untuk menjaga ketertiban lalu lintas secara berkelanjutan, khususnya di jalur strategis seperti Jembatan Suramadu.

Menurutnya, pemeriksaan rutin bukan hanya bertujuan menegakkan aturan, tetapi juga menjadi langkah preventif dalam menekan potensi tindak kejahatan, termasuk pencurian kendaraan bermotor yang kerap berawal dari lemahnya pengawasan administrasi kendaraan.

Ia menjelaskan, kendaraan yang diamankan dalam operasi tersebut merupakan sepeda motor yang tidak dapat dibuktikan kepemilikannya secara sah saat pemeriksaan berlangsung, sehingga harus dibawa ke kantor kepolisian untuk proses lebih lanjut.

Operasi Keselamatan Semeru 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak 2 hingga 15 Februari 2026. Tahun ini, operasi mengusung tema terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman dan nyaman menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Dalam pelaksanaannya, kepolisian mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi serta imbauan, namun tetap disertai langkah represif secara terukur terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Iptu Suroto berharap, melalui operasi ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat. Ia mengingatkan bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berdampak besar, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya.

 

Reporter Samsul Arif.

Berita Terkait

Main Judi Online Slot Fafafa Ditangkap di Warkop Bulak Rukem Surabaya

Sinergi Polri dan Media: Buka Puasa Bersama Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Wartawan

sukoto pojokkiri.com

Jumat Curhat Jembatan Silaturahmi Efektif Antara Kepolisian dengan Warga