
Lamongan, Pojokkiri.com-Video viral penampakan diduga pocong di Gang Kaligunting, RT 03/RW 02, Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan Lamongan, yang sempat meresahkan warga akhirnya terungkap. Sosok misterius di balik kain putih tersebut ternyata hanyalah aksi iseng dua orang pelajar setempat.
Kasus yang sempat memicu ketakutan warga untuk keluar malam ini berhasil diselesaikan secara damai melalui forum problem solving pada Sabtu (23/5) pagi.
Aksi tersebut dilakukan pada Jumat (22/5) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Setelah video rekaman sosok putih yang berdiri diam di gang tersebut viral dan memicu isu mistis, petugas gabungan dari Polres Lamongan dan Polsek Lamongan Kota segera bertindak melakukan penyelidikan.
Polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi dua remaja di balik video tersebut. Kreator video diketahui berinisial MAB (16), seorang pelajar kelas 10 SMK swasta. Sementara itu, remaja yang berperan menjadi pocong adalah MMA (14), pelajar kelas 8 SMP swasta. Keduanya bersekolah di wilayah jantung Kota Lamongan.
Berdasarkan pemeriksaan, motif aksi kedua pelaku murni hanya untuk bercanda dan iseng menakut-nakuti teman mereka. Atribut kostum pocong yang digunakan pun terbuat dari dua lembar sarung berwarna putih.
Mediasi penanganan perkara ini dilakukan secara humanis di kantor kelurahan setempat. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Lurah Tumenggungan H. Junaedi, pihak Polres dan Polsek, Ketua RT, serta orang tua kedua pelaku.
Kedua pelaku mengakui kesalahan mereka yang telah memicu kegaduhan dan memohon maaf secara terbuka kepada seluruh warga Lamongan.
Kedua pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang dituangkan dalam surat pernyataan tertulis.
Kasus diselesaikan secara kekeluargaan dengan komitmen pembinaan intensif dari orang tua dan tokoh masyarakat.
Kapolsek Lamongan Kota, Kompol M. Fadelan, S.H., M.H., membenarkan bahwa kasus ini telah diselesaikan secara kondusif. Menanggapi fenomena ini, Kompol Fadelan menitipkan tiga pesan penting untuk masyarakat Lamongan.
“Warga diminta tidak melakukan aksi iseng atau prang yang dapat mengganggu ketertiban umum,” tandas Kompol Fadelan kepada Wartawan Koran Harian Pagi POJOK KIRI, Sabtu (23/5) siang.
Dia menambahkan, masyarakat diimbau bijak bersosial media dan tidak mudah panik oleh video viral yang belum jelas kebenarannya.
“Polsek mengajak warga menghidupkan kembali ronda malam demi menjaga keamanan lingkungan bersama,” pungkasnya.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

