
Lamongan, Pojok Kiri.com-Seorang warga Desa Majenang, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, ditemukan meninggal dunia di area persawahan turut tanah Desa Mekanderejo, Selasa pagi (6/1/2026). Korban diketahui bernama Supri (77), petani setempat yang diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.
Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WIB oleh saksi Sutrisno, yang saat itu hendak menggarap sawah miliknya. Di tengah perjalanan, saksi melihat korban dalam posisi tengkurap di area persawahan. Saat dipanggil, korban tidak memberikan respons.

Merasa khawatir, saksi kemudian memanggil warga dan perangkat Desa Majenang. Korban selanjutnya dievakuasi dari sawah ke rumah duka. Namun setelah dilakukan pengecekan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Menurut keterangan istri korban, Asriatun, Supri berpamitan berangkat ke sawah sekitar pukul 06.00 WIB untuk memupuk tanaman padi. Korban diketahui membawa dua wadah air berisi pupuk. Pihak keluarga juga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit nyeri dada dan sesak napas serta tengah menjalani pengobatan.

Petugas Polsek Kedungpring bersama tim kesehatan Desa Majenang mendatangi lokasi sekitar pukul 08.30 WIB. Namun saat itu, korban sudah berada di rumah duka dan telah dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis. Pada tubuh korban juga ditemukan tanda-tanda seperti muntahan darah di bagian mulut.
Kapolsek Kedungpring AKP Sudibyo, S.H. melalui laporan resminya menyampaikan bahwa pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan proses hukum lanjutan maupun otopsi. Keluarga juga menyatakan kesanggupan membuat surat pernyataan terkait penolakan otopsi.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena kondisi kesehatan,” jelasnya.
Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, mencatat keterangan saksi, berkoordinasi dengan tenaga medis, hingga melaporkan kejadian kepada pimpinan.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan, terutama saat melakukan aktivitas berat di luar rumah,” pungkasnya.(lut)

