Pojokkiri.com

Masyarakat Dihimbau Waspada Cuaca Ekstrem, Sejak Awal November

Surabaya, Pojokkiri.com.-

Anggota komisi D DPRD Jawa Timur Siadi menghimbau masyarakat, khususnya di Malang Raya, untuk waspada cuaca ekstrem yang terjadi pada awal November sekarang ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan diri terkait potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Malang. Kondisi tersebut diperkirakan terjadi sejak awal November 2024.

“Peringatan diri ini disampaikan agar masyarakat yang berada di sejumlah wilayah Jawa Timur melakukan antisipasi dan mitigasi bencana,” jelasnya, Selasa (5/11/2024).

Politisi Golkar ini mengatakan, wilayah dengan topografi curam, bergunung, atau tebing diharapkan lebih waspada terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang.

Siadi membeberkan kalau dirinya mendapat informasi dari BMKG kalau sat ini sebagian besar wilayah Jawa Timur sudah memasuki musim hujan. “Kondisi ini diperparah dengan suhu muka laut di perairan Jawa Timur yang hangat, yang mengakibatkan peningkatan pasokan uap air di atmosfer,” ungkapnya.

Sementara itu, dari data BMKG secara resmi diketahui wilayah yang diwaspadai di antaranya, Kabupaten Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Tulunggung, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Banyuwnagi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Gersik, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo.

Kemudian, Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Sampang, Kabupaten Tuban, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Magetan, Kabupaten Nganjuk.

Lalu, Kabupaten Situbondo, Kota Batu, Kota Blitar, Kota Malang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Trenggalek dan Kota Madiun.(wan)

Berita Terkait

Temui Menteri Keuangan, DPRD Jawa Timur Ingin Tambahan DBHCHT Tahun 2025

sukoto pojokkiri.com

Prihatin Pelajar Jadi Korban Rudapaksa, Yordan : Waspada Pengaruh Negatif Medsos

Layak Dievaluasi, Verifikasi Pengambilan PIN SPMB di Jawa Timur Masih Manual