
Lamongan, Pojokkiri.com-Aksi premanisme jalanan yang diduga melibatkan oknum anggota perguruan pencak silat kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lamongan. Lima remaja berhasil diringkus jajaran Polsek Babat setelah melakukan aksi penganiayaan dan penyabetan terhadap pengendara motor di Jalan Raya Babat-Lamongan, tepatnya di sebelah timur Toserba Sunan Drajat, Desa Gembong, Kecamatan Babat, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah, S.H., M.H, saat di Konfirmasi Wartawan Pojok Kiri membenarkan penangkapan kelima pelaku tersebut. Para pelaku yang mayoritas masih di bawah umur ini diketahui berinisial AZ (16), MNKR (17), RH (17), MQAQ, dan MA (14). Seluruh pelaku merupakan warga Desa Sidodowo dan Desa Medalem, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan.
Peristiwa bermula saat dua korban, Fikri Febrian Nur Rahman (18) yang mengendarai Honda Supra dan Aditia Aksma Prasetia (16) yang mengendarai Honda Megapro, melaju dari arah barat ke timur. Kedua korban merupakan warga Desa Duri Wetan, Kecamatan Maduran.

Secara tiba-tiba, rombongan pelaku yang berboncengan tiga menggunakan sepeda motor Honda Beat warna abu-abu menyalip korban Fikri. Tanpa alasan yang jelas, pelaku langsung menyabet tangan Fikri menggunakan sepotong selang.
Tak berhenti di situ, pelaku juga melakukan aksi serupa kepada Aditia yang berada di dekatnya. “Saat ini para pelaku beserta barang bukti dibawah ke Polsek Babat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, Minggu (2/8) pagi.(lut)
Editor: Zainul Lutfi

