Pojokkiri.com

INDENTITAS MR X TERUNGKAP, TERYATA WARGA TANGGUNGAN PUCUK

 

Keluarga almarhum Jibril Taufiqur Rohman saat melihat jasad almarhum di IGD RS Muhamadiyah Lamongan, Rabu (6/11).(Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Sebelumnya sempat ‘berstatus’ Mr X, kini terduga pelaku pencurian Saund System di sebuah rumah di Dusun Merjoyo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan yang terlibat kecelakaan dan meninggal dunia di pertigaan desa setempat, kini sudah dijemput pihak keluarga, Rabu (6/11/2024) sekitar pukul 12.00 WIB

Mengenai identitas Mr X tersebut yakni Jibril Taufiqur Rohman (19) warga Desa Tanggungan, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.

Lelaki itu belakangan diketahui merupakan seorang alumnus SMA di wilayah Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.

Jenazah yang sebelumnya terlantar di ruang Pemulasaraan RS Muhamadiyah Lamongan, Rabu siang langsung dijemput pihak keluarga.

“Benar mas, keluarga korban sudah menjemputnya siang hari kemarin. Almarhum juga langsung dibawa pihak keluarga ke Desa Tanggungan, Kecamatan Pucuk,” terang Kapolsek Pucuk AKP M.Lazib saat dikonfirmasi Pojok Kiri, Kamis (7/11/2024).

Adapun berdasarkan pemberitaan Pojok Kiri sebelumnya, Mr X diketahui terduga pelaku pencurian Saund System di teras rumah Faisal Budi Cahyono (40) di Dusun Merjoyo, Desa/Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

Namun, belum sempat mengambil barang yang diincarnya, aksi pelaku diketahui tetangga korban Riski Dwi Febrianto.

Dikarenakan aksinya diketahui, pelaku langsung kabur kearah utara mengunakan sepeda motor Honda Vario Nopol S-5845-LG.

Untung tak dapat diraih dan malang tidak dapat ditolak, sesampainya di pertigaan Jalan Dusun Merjoyo, kemungkinan pelaku tidak mengetahui adanya polisi tidur. Sehingga sepeda motor yang dipacunya oleng dan menabrak pagar rumah warga.

Akibat peristiwa itu, terduga pelaku sempat ditolong warga dan ketua RT dan dibawah ke Puskesmas Sukodadi.

Setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas Sukodadi, ternyata luka terduga pelaku parah. Dan akhirnya di rujuk ke Rumah Sakit Muhamadiyah Lamongan.

Namun, belum lama dirawat dirumah sakit swasta tersebut, terduga pelaku keburu menghembuskan nafas terakhirnya.(lut)