
Gresik, pojokkiri.com
Bersih desa atau sedekah bumi di Dusun Pacuh Desa Pacuh Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik, di ramaikan empat tumpeng raksasa, wayang kulit dan campur sari Guru Laras, Rabu (15/5/2024) siang.
Kirab budaya dan gunungan tumpeng raksasa berisi hasil bumi ini oleh ratusan warga Dusun Pacuh sebagai bentuk syukur atas limpahan hasil panen.
Alhamdulillah, kirab yang di ikuti oleh seluruh elemen masyarakat ini berlangsung meriah. Tidak heran sepanjang jalan tersebut ramai orang melihat.
Kirab gunungan tumpeng raksasa terbuat dari sayur-sayuran hasil bumi dikirab warga menuju kediaman Kepala Dusun Pacuh. Kata Kepala Desa (Kades) Pacuh Imron Hamzah.
Masih Imron Hamzah kegiatan ini bertujuan untuk mensyukuri nikmat Allah SWT atas nikmat yang diberikan pada masyarakat semuanya.
Dan tidak lupa mengawali sambutannya Imron Hamzah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Dusun Pacuh yang sudah mau mendatangi acara ini.
Bagi Imron Hamzah,” Guna mempertahankan tradisi/budaya bahwa sedekah bumi dilaksanakan sedekah bumi adalah peninggalan budaya lama.
Untuk itu saya mohon kepada masyarakat, supaya kegiatan ini di pertahankan. “Semoga tahun depan dilakukan dengan meriah lagi” Tambahnya.
Sementara Danramil 0817/09 Balongpanggang Kapten Arh Kuntoko sangat mengapresiasi kegiatan sedekah bumi bahwa, yang di gelar oleh masyarakat Pacuh, karena masih mau dan mampu melaksanakan sedekah bumi sebagai bentuk uri uri budaya Jawa,” ujarnya.
” Dengan ucapan syukur ini semoga pertanian yang ada semakin subur dan hasilnya melimpah,”
Diakhir sambutannya, Kapten Arh Kuntoko menghimbau,” Sebentar lagi pemilihan Bupati untuk itu marilah kita jaga Dusun kita dengan penuh kedamaian. Siapapun yang dipilih hendaknya dapat menyejukkan dusun kita. Walaupun beda pilihan marilah kita tetap menjunjung tinggi kebersamaan” Tuturnya.
Di tempat yang sama Kapolsek Balongpanggang AKP. Dawud dalam sambutannya selain memperkenalkan diri juga titip pesan Kamtibmas terhadap masyarakat Dusun Pacuh hendaknya bapak/ibu dapat mengawasi anak-anaknya yang menginjak remaja, dengan adanya peredaran narkoba yang semakin menjadi-jadi.
Untuk itu hendaknya Bapak/Ibu harus melakukan pengawasan terhadap anaknya. Caranya harus tahu siapa temannya, sering sering melihat kamar anaknya. “Apabila ada botol Aqua yang ada sedotan 2 ada korek, kertas (alumunium foil) segera melapor ke Polsek, agar nantinya dilakukan pembinaan” Tegasnya.
Kepada orang tua, Kapolsek berharap, yang memiliki anak remaja hendaknya di setiap pukul 22.00 atau Jam 10 malam, anaknya di wajibkan masuk rumah. Tambahnya. (Dyo)

