
Gresik, pojokkiri.com
Yayasan Petrokimia Gresik (YPG) menghadirkan Gresik Convention Center (GCC) sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan aset menjadi unit usaha produktif sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Gedung multifungsi yang berlokasi di Jalan Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri penyelenggaraan acara serta membuka pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan industri kreatif lokal.
Ketua Yayasan Petrokimia Gresik, Yusuf Wibisono, dalam acara Tasyakuran dan Doa Bersama Anak Yatim di GCC, Rabu (4/11/2026), menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen YPG dalam mengembangkan aset yang dimiliki agar mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara berkelanjutan.
Menurutnya, perkembangan Kabupaten Gresik sebagai kawasan industri dan pusat kegiatan ekonomi turut meningkatkan kebutuhan terhadap fasilitas pertemuan dan penyelenggaraan acara yang representatif. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi YPG untuk menghadirkan fasilitas yang memiliki nilai komersial sekaligus mendukung aktivitas ekonomi daerah.
“Aset yang dimiliki yayasan tidak cukup hanya dijaga dan dipelihara, tetapi juga harus dikembangkan agar lebih produktif. Kami berharap GCC dapat memberikan manfaat bagi yayasan, Petrokimia Gresik Group, sekaligus masyarakat luas,” ujar Yusuf.
Yusuf menjelaskan, keberadaan GCC berpotensi menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah. Berbagai kegiatan, mulai dari pertemuan bisnis, konferensi, pameran, hingga resepsi pernikahan, membutuhkan dukungan beragam penyedia jasa, seperti event organizer (EO), dokumentasi foto dan video, dekorasi, katering, serta layanan pendukung lainnya. Kebutuhan tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan aktivitas usahanya.
“Kami ingin GCC tumbuh bersama masyarakat. Setiap kegiatan yang diselenggarakan di sini memiliki potensi untuk menggerakkan berbagai sektor usaha. Karena itu, kami berharap manfaat GCC tidak hanya dirasakan oleh pengelola gedung, tetapi juga oleh UMKM dan pelaku industri kreatif yang terlibat dalam mendukung kegiatan tersebut,” ungkapnya.
GCC dirancang sebagai fasilitas multifungsi yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, mulai dari BUMN, instansi pemerintah, perusahaan swasta, perguruan tinggi, sekolah, organisasi, hingga masyarakat umum. Fasilitas ini dapat digunakan untuk beragam kegiatan, seperti pertemuan bisnis, konferensi, seminar, pameran, wisuda, resepsi pernikahan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Gedung ini memiliki luas 2.886 meter persegi dengan kapasitas sekitar 300 hingga 1.500 orang. GCC terdiri dari ruang utama dan dua ruang samping yang dilengkapi sistem tata udara dan fasilitas audiovisual. Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, tersedia pula area parkir seluas 8.814 meter persegi dengan kapasitas lebih dari 200 mobil dan 150 sepeda motor.
Pembangunan GCC dimulai pada 5 Desember 2025 dan dilaksanakan oleh PT Aneka Jasa Grhadika, salah satu anak perusahaan YPG. Gedung yang siap dioperasikan mulai 4 November 2026 ini dikelola oleh PT Graha Sarana Gresik, yang juga merupakan bagian dari kelompok usaha YPG, dan telah membuka pemesanan untuk berbagai kegiatan.
Yusuf menegaskan bahwa YPG berkomitmen mengelola GCC secara profesional dengan mengedepankan tata kelola yang baik, kualitas pelayanan, serta pengembangan usaha yang berkelanjutan. Melalui pengelolaan tersebut, GCC ditargetkan menjadi unit usaha yang kompetitif dan mampu memberikan nilai tambah bagi yayasan.
Sementara itu, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik (Persero), Daconi Khotob, yang turut hadir dalam acara tasyakuran dan doa bersama, mengapresiasi langkah YPG dalam mengembangkan aset yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal menjadi fasilitas komersial yang memiliki potensi bisnis dan manfaat sosial bagi masyarakat.
Daconi menilai bahwa kehadiran GCC memiliki nilai strategis sejalan dengan perkembangan Gresik sebagai salah satu kawasan industri di Jawa Timur. Selain menambah pilihan fasilitas pertemuan dan penyelenggaraan acara, keberadaan GCC berpotensi mendukung penguatan ekosistem bisnis melalui meningkatnya aktivitas perusahaan, lembaga, dan masyarakat yang diselenggarakan di daerah tersebut.
“Saya optimistis keberadaan GCC dapat menjawab kebutuhan pasar di Gresik dan sekitarnya, sekaligus menjadi alternatif tempat penyelenggaraan acara yang representatif tanpa harus selalu bergantung pada fasilitas di luar daerah,” ujar Daconi.
Lebih lanjut, Daconi menyampaikan bahwa pengembangan fasilitas pendukung kegiatan bisnis menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan daya tarik suatu daerah. Semakin banyak kegiatan yang dapat diakomodasi di Gresik, semakin besar pula potensi perputaran ekonomi yang tercipta, termasuk melalui keterlibatan penyedia jasa lokal dan peluang penyerapan tenaga kerja bagi masyarakat sekitar.
“GCC berpotensi menjadi ikon baru sekaligus memperkuat ekosistem bisnis di Gresik. Keberhasilannya bukan semata diukur dari kemegahan bangunan, tetapi dari kemampuannya menarik lebih banyak kegiatan, menggerakkan aktivitas ekonomi, dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi daerah,” tegas Daconi.
Mengusung tagline Your Partner in Every Moment, GCC hadir sebagai alternatif fasilitas penyelenggaraan berbagai kegiatan di Gresik dan sekitarnya. Melalui pengelolaan yang profesional dan pengembangan usaha yang berkelanjutan, YPG optimistis GCC dapat menjadi aset produktif yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (Dyo)

