
Situbondo, Pojok Kiri
Sejumlah operator SPBU di Situbondo mengikuti rangkaian simulasi penanganan darurat kebakaran, seperti SPBU Watu Lungguh Kotakan dan SPBU Panarukan. Jumat,(23/8/2024).
Suherman Ketua Pokja IV Hiswana Migas Kerisedenan Besuki mengatakan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran di areal SPBU yang dipandu langsung oleh pihak Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Situbondo.
” SPBU 5468309 Panarukan dan SPBU 5468314 Watu Lungguh melakukan pelatihan bagaimana caranya mengatasi apabila ada kebakaran di SPBU. Semua karyawan ( operator) di dua SPBU itu telah melakukan latihan pemadam kebakaran yang dipandu langsung oleh UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Situbondo, “ujarnya kepada Pojok Kiri.
Kang Herman sapaan akrab penanggung jawab SPBU Panarukan dan Watu Lungguh itu, juga menegaskan bahwa pelatihan yang dilakukan salah satunya adalah cara memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam ringan (Apar).
” Pelatihan bagaimana caranya memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam kebakaran seperti dengan menggunakan karung goni dan Apar lainnya. Pelatihan tersebut merupakan suatu kewajiban bagi para pekerja di SPBU yang merupakan syarat yang sesuai dengan SOP dari pertamina, “terangnya.
Tak hanya itu saja, Kang Herman juga mengaku pelatihan pemadaman kebakaran yang bertempat di SPBU Watu Lungguh, Kotakan berjalan dengan lancar dan disambut antusias oleh para karyawan.
” Berjalan dengan lancar, Alhamdulillah mas ini dilakukan untuk mengatasi dan meminimalisir terjadinya kebakaran di SPBU, “katanya.
Sementara itu Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Situbondo Agus Prayugo membenarkan adanya simulasi penanganan kebakaran di SPBU tersebut. Ia berharap pelatihan yang dilakukannya itu bermanfaat dan juga diikuti oleh semua SPBU dan pengusaha lainnya yang berada di Kabupaten Situbondo. Sebab, pelatihan itu dilakukan dalam rangka penanggulangan keadaan darurat (PKD) salah satunya adalah terjadinya kebakaran. (Inul)

