
Surabaya Pojokkiri.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI bersama KPU Jawa Timur dan Polsek Lakarsantri Polrestabes Surabaya sukses menggelar Election Visit Program (EVP) dalam rangka berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pelaksanaan demokrasi, khususnya Pilkada serentak 2024.
Kegiatan ini berlangsung di TPS Khusus 901 Panti Jompo St. Yosef dan TPS 25 Perumahan Elite Sambikerep, dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.
Program ini dihadiri sejumlah pejabat lokal, termasuk Kompol Suriah Miftah (Kasat Narkoba), Mayor Dhani (Danramil Lakarsantri), Kompol Akhyar (Kapolsek Lakarsantri), serta Iin Trisnoningsih (Camat Sambikerep). Hadir pula delegasi internasional dari berbagai negara seperti Rusia, Bhutan, Tunisia, Afrika Selatan, dan Denmark, yang turut mengamati proses pemilu di Indonesia.
Rombongan KPU RI tiba di TPS Khusus 901 Panti Jompo St. Yosef pukul 08.40 WIB dengan pengawalan ketat dari Patwal Polrestabes Surabaya. Delegasi internasional mendapat penjelasan mendalam tentang tata cara pemungutan suara untuk pemilih usia lanjut. Salah satu aspek yang menarik perhatian adalah penggunaan tinta di jari sebagai tanda sah telah menggunakan hak pilih.
Setelah melakukan foto bersama, rombongan melanjutkan perjalanan ke TPS 25 Perumahan Elite Sambikerep pukul 09.12 WIB. Di sana, mereka mengamati bagaimana TPS di kawasan perumahan elite diselenggarakan. Studi banding ini menjadi kesempatan untuk memahami pendekatan berbeda dalam pelaksanaan pemilu di berbagai lokasi.
Delegasi Internasional
Delegasi dari Rusia, Bhutan, Tunisia, Afrika Selatan, dan Denmark menyatakan kekaguman atas proses demokrasi di Indonesia, khususnya perhatian terhadap inklusivitas pemilih. Aleksandr Kurdiumov dari CEC Rusia menilai pelaksanaan pemilu di TPS khusus seperti di Panti Jompo St. Yosef adalah wujud nyata keberpihakan kepada kelompok rentan.
Rangkaian kegiatan EVP ditutup dengan foto bersama di TPS 25 Sambikerep pada pukul 09.40 WIB. Seluruh kegiatan berjalan aman dan kondusif hingga pukul 09.45 WIB, di mana rombongan meninggalkan lokasi.
Kapolsek Lakarsantri, Kompol Akhyar S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kelancaran kegiatan ini. “EVP tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga memperkenalkan keunggulan demokrasi Indonesia kepada dunia internasional,” ungkapnya.
Program ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam mempromosikan demokrasi inklusif dan transparan, sekaligus memperkuat hubungan dengan komunitas internasional dalam bidang penyelenggaraan pemilu 2024 (Sam).

