Pojokkiri.com

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar “Jum’at Curhat”: Warga Kenjeran Antusias Sampaikan Aspirasi

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar “Jum’at Curhat”: Warga Kenjeran Antusias Sampaikan Aspirasi

Surabaya, Pojokkiri.com – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar kegiatan Jum’at Curhat di Balai RW 2, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Jumat (6/12). Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi forum interaktif antara aparat kepolisian, pemerintah, dan warga setempat.

Dihadiri oleh Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, S.H., M.H., serta jajaran pejabat Polres Pelabuhan Tanjung Perak, kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga. Dalam sambutannya, Kompol Yuyus mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan dengan menjadi “polisi bagi diri sendiri.”

“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Mari bersama-sama kita terus ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Kasat Binmas AKP Herry Iswanto, S.H., menambahkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak-anak, terutama di era digital. “Kami mengajak masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan selalu mengawasi aktivitas anak-anak agar terhindar dari pengaruh negatif,” katanya.

Kegiatan ini juga membuka ruang diskusi langsung. Warga antusias menyampaikan berbagai pertanyaan, mulai dari masalah game online yang mengandung unsur perjudian hingga cara meminimalisasi kenakalan remaja. Salah satu warga, Bu Sulis, menanyakan contoh game online yang mengandung unsur perjudian. Kapolsek menjelaskan bahwa game dengan sistem top-up atau deposit yang memberikan hadiah uang adalah salah satu contohnya.

Selain itu, Bapak Kasiman mengangkat isu kenakalan remaja, yang ditanggapi oleh AKP Herry dengan menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak. “Kedisiplinan orang tua adalah kunci untuk mencegah anak terjerumus dalam kenakalan,” ujarnya.

Diskusi diakhiri dengan penjelasan tentang perbedaan hukum pidana dan perdata oleh Kasat Binmas, yang menjelaskan bahwa hukum pidana berfokus pada kejahatan yang merugikan jiwa dan raga, sedangkan perdata berkaitan dengan masalah keuangan dan dokumen seperti utang-piutang.

Acara ditutup sekitar pukul 10.45 WIB dengan sesi foto bersama dan pembagian tali asih kepada warga kurang mampu. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menciptakan keamanan dan kedekatan antara polisi dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Eko, perwakilan dari Kelurahan Tanah Kali Kedinding.