Pojokkiri.com

Upacara Khidmat Hari Bela Negara ke-76 di Makorem 084/Bhaskara Jaya: Semangat Bela Negara untuk Indonesia Maju

 

Surabaya Pojokkiri.com – Dalam rangka memperingati Hari Bela Negara ke-76, upacara penuh khidmat digelar di lapangan Makorem 084/Bhaskara Jaya, Jalan A. Yani No. 1, Surabaya, pada Kamis (19/12/2024). Kepala Staf Korem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Erwin, S.I.P., M.Han., memimpin langsung jalannya upacara yang diikuti oleh jajaran PJU Korem, Kabalakrem, serta seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Makorem 084/Bhaskara Jaya.

Dalam amanat yang dibacakannya, Kolonel Inf Erwin menyampaikan pesan Presiden RI Prabowo Subianto. Presiden menegaskan pentingnya Hari Bela Negara sebagai momentum mengenang perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan bangsa, terutama melalui peristiwa heroik Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948.

“Pada masa itu, para pahlawan kita menunjukkan kegigihan luar biasa dengan merebut kembali Yogyakarta, yang menjadi simbol pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi menjadi bukti ketangguhan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan,” ujar Kolonel Inf Erwin.

Tema Bela Negara untuk Masa Depan Indonesia
Mengusung tema “Gelorakan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, peringatan tahun ini menekankan kontribusi nyata setiap warga negara dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan teknologi. Semangat bela negara diharapkan menjadi landasan membentuk mental dan fisik tangguh guna menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Dalam amanat tersebut, lima nilai dasar bela negara, yaitu cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan pada Pancasila, rela berkorban, dan kemampuan awal bela negara, ditekankan sebagai panduan membangun karakter bangsa.

Tantangan Global dan Strategi Pertahanan
Kolonel Inf Erwin juga mengingatkan pentingnya antisipasi terhadap dinamika global seperti konflik regional, perang siber, hingga perubahan iklim yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan internasional. Strategi Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) terus dioptimalkan dengan mengedepankan potensi besar wilayah dan jumlah penduduk Indonesia.

“Kementerian Pertahanan telah melaksanakan program Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) sebagai bagian dari revolusi mental untuk membangun karakter bangsa. Program ini diharapkan mampu memperkokoh ideologi Pancasila sebagai pedoman menghadapi tantangan global,” jelasnya.

Bela Negara Adalah Tugas Bersama
Kasrem 084/Bhaskara Jaya menegaskan bahwa bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI, Polri, atau Kementerian Pertahanan semata, tetapi kewajiban seluruh elemen bangsa. Dengan semangat bela negara, Indonesia diharapkan mampu meraih cita-cita bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

“Pertahanan negara adalah tujuan nasional kita untuk melindungi segenap tumpah darah, kekayaan, dan masa depan bangsa. Mari kita bersama-sama memberikan dedikasi terbaik bagi Indonesia sesuai peran dan profesi masing-masing,” pungkasnya.

Upacara peringatan ini menanamkan kembali semangat persatuan dan dedikasi yang diwariskan oleh para pahlawan bangsa. Dirgahayu Hari Bela Negara ke-76, mari terus gelorakan bela negara demi Indonesia maju!