Pojokkiri.com

Dua Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Atap

Kanit Reskrim Polsek Waru Sidoarjo AKP A. Putra, bersama Tim INAFIS mendatangi TKP.

Sidoarjo, Pojokkiri.comPeristiwa memilukan terjadi di Jalan Kol. Sugiono Desa Wedoro Waru Sidoarjo, pada Rabu pagi, (16/7/2025). Dua tukang bangunan harus meregang nyawa setelah tersengat listrik saat sedang bekerja membangun rumah milik warga bernama Saiful Bahri.

Kejadian nahas itu bermula sekitar pukul 07.30 WIB ketika kedua korban, YT (28), warga Putat Jaya C Sawahan Surabaya dan AS (33) warga Putat Jaya C barat 6/ 11A Sawahan Surabaya, sedang melakukan pemasangan atap rumah. Saat proses pemasangan berlangsung, sekitar pukul 11.15 WIB, kecelakaan pun tak terhindarkan.

Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Waru Sidoarjo AKP A. Putra, SH, MH, mengungkapkan kedua korban saat itu tengah memasang atap yang terbuat dari logam seng. Tanpa disengaja, atap tersebut menyentuh kabel listrik PLN tegangan tinggi yang posisinya sangat dekat dengan atap rumah.

“Kedua korban sedang memasang atap yang terbuat dari logam seng, pada saat memasang atap seng tersebut secara tidak sengaja seng tersebut menyenggol kabel PLN tegangan tinggi yang mana kabel PLN tegangan tinggi tersebut tepat berada di atap rumah,” ungkap AKP A. Putra, saat dikonfirmasi wartawan.

Karena atap yang terbuat dari logam menghantarkan listrik, kedua pekerja langsung mengalami sengatan arus listrik yang sangat kuat. Keduanya terjatuh ke lantai dua, tepat di area kamar. Satu dari mereka meninggal dunia di (TKP), sementara satu korban lainnya dalam kondisi kritis.

Melihat situasi genting tersebut, saksi yang berada di lokasi segera meminta bantuan untuk mengevakuasi korban kedua ke Rumah Sakit Royal Rungkut, Surabaya.

Sesampainya di rumah sakit, tim medis berupaya memberikan pertolongan secepat mungkin. Namun, kondisi korban kedua yang sudah sangat kritis membuat upaya penyelamatan tidak berhasil.

“Korban AS sempat mendapat perawatan medis namun karena kondisinya sudah kritis maka AS tidak dapat terselamatkan dan meninggal dunia di rumah sakit Royal Rungkut Surabaya,” jelas AKP A. Putra.

Sementara itu, jenazah korban pertama dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan lebih lanjut.

Sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut, termasuk memastikan posisi kabel PLN dan tingkat keamanannya terhadap pekerja bangunan di sekitar area tersebut.

Kejadian ini menjadi pengingat keras akan pentingnya pengawasan dan standar keselamatan kerja di area pembangunan, terutama yang berdekatan dengan sumber listrik bertegangan tinggi.

Jika Anda memiliki proyek pembangunan atau berada di lingkungan kerja yang bersinggungan dengan jaringan listrik, pastikan selalu mengikuti prosedur keselamatan kerja dan menggunakan perlengkapan pelindung yang memadai.

“Kehati-hatian adalah kunci utama agar pekerjaan berjalan lancar dan nyawa tetap aman.” pungkasnya (Sam).

Berita Terkait

TPS Perkuat Nilai Spiritual dan Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan

Polisi Amankan 3 Remaja Perang Sarung Fenomena Ramadan yang Kian Marak

Operasi Pekat Polsek Wonocolo: Tujuh Jukir Liar dan Tukang Cepek Diamankan