
Situbondo,pojokkiri.com
Pantauan pojokkiri.com, Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo memakai jas putih dan bawahan celana putih. Ia juga memakai peci berwarna hitam dalam acara pelantikan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jumat (16/1/2026).
Pergeseran 26 pejabat eselon II ini merupakan penyegaran di Pemerintahan Bupati Rio dan wakilnya Ulfiyah.
Abd. Rahman Saleh, tim hukum bupati ini, menyampaikan para pejabat yang telah dilantik harus bisa merekam dan memaknai segala arahan bupati agar Situbondo menjadi putih bersih dari KKN dan gratifikasi.
Baju atau jas warna putih yang dikenakan Bupati Rio saat pelantikan pejabat di Pendopo Rakyat Situbondo, menandakan sikap bersih di dalam birokrasi.
” Baju jas putih identik dengan sikap bersih, bersih di dalam birokrasi pemerintahan. Tidak ada dan tidak boleh lagi ada celah dan ruang untuk korupsi, itu titik tujuan yang dimaksud bupati, ” ujarnya.
Selain itu, pria yang juga sebagai tim assesmen pejabat eselon II Pemkab, sebelumnya sudah menyampaikan titik asesmen sentralnya adalah pencegahan terhadap prilaku korupsi.
“Jabatan adalah amanah dan tidak boleh dijadikan alat untuk korupsi. Jangan ada korupsi kebijakan dan korupsi lainnya yang akan menggerogoti keuangan negara. Sekali lagi, tidak boleh ada gratifikasi dan segala bentuk sikap korupsi, ” terangnya.
Sementara itu, Bupati Rio membenarkan adanya pelantikan pengambilan sumpah jabatan tinggi pratama di bawah kepemimpinannya tersebut. Ia berharap mereka bisa meramu agar menjadi super tim di pemerintahannya.
“Saya ingin membentuk tim impian sebagai middle leader dan tim impian itu adalah pejabat eselon II. Karena saya harus bisa meramu agar menjadi super tim. Ini menjadi tantangan bagi pejabat baru, saya berharap kecepatan kerja saya dan wakil bupati harus diimbangi. Kecepatan itu diukur dari seberapa cepat rencana kerja itu dieksekusi, “pungkasnya. (Inul)

