Pojokkiri.com

Dugaan Korupsi Batu Bara yang Diusut Polri? Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Hormati Proses Hukum

Anggota DPD RI Lia Istifhama

Surabaya Pojokkiri.com – Kasus dugaan korupsi pengadaan batu bara yang disertai dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan kini tengah ditangani Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menjadi perhatian publik.

Di tengah derasnya arus informasi yang beredar di media sosial, masyarakat diminta untuk tetap bijak dalam menyikapi setiap perkembangan kasus serta menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Anggota DPD RI, Lia Istifhama, mengajak seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh berbagai informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi justru berpotensi memunculkan kesalahpahaman dan mengganggu stabilitas sosial.

Senator Jatim Lia menegaskan bahwa setiap proses penegakan hukum harus diberikan ruang untuk berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Aparat penegak hukum memiliki kewenangan untuk melakukan penyelidikan, penyidikan, hingga pembuktian berdasarkan alat bukti yang sah.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Jangan mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu. Mari kita jaga situasi agar tetap kondusif dan memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional,” ujar Lia, pada Jumat (10/7).

Lia menilai bahwa penanganan perkara dugaan korupsi, termasuk yang tengah diusut Kortas Tipikor Polri, harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, objektivitas, dan keadilan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum dapat terus terjaga.

“Saya mendukung sepenuhnya penegakan hukum yang profesional, akuntabel, transparan, objektif, dan berkeadilan. Semua pihak harus menghormati asas praduga tak bersalah serta menyerahkan proses pembuktian kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Lia Istifhama.

Selain menghormati proses hukum, Lia juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga suasana yang aman dan damai dengan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan sikap dewasa dalam menyikapi setiap perkembangan kasus hukum, sehingga proses penegakan hukum dapat berjalan tanpa adanya tekanan opini yang dibangun melalui informasi yang belum terverifikasi.

Dukungan terhadap penegakan hukum yang profesional dan independen, lanjut Lia, merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap supremasi hukum di Indonesia (sul)

Berita Terkait

Jika Nilai TKA Berubah Saat SPMB? Lia Istifhama Minta Sekolah Segera Benahi Data Demi Hak Siswa

Senator Lia Istifhama Berharap Penanganan Pendemo Kedepankan Humanis dan Pro Perlindungan Anak

KABAR BAIK ASN | Gaji ke-13 Cair 100 Persen, Ning Lia Apresiasi Komitmen Khofifah Sejahterakan Aparatur