Bangkalan, Pojok Kiri
Guna menjamin ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan memperketat pengawasan wilayah melalui patroli dini hari. Langkah ini diambil sebagai respons preventif terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kerap muncul menjelang waktu sahur.
Fokus utama dalam operasi skala rutin ini adalah mengantisipasi maraknya aksi balap liar serta fenomena “perang sarung” yang jamak dilakukan kelompok remaja. Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, personel kepolisian mulai menyisir titik-titik rawan di wilayah hukum Bangkalan sejak pukul 02.20 WIB setiap harinya.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mewakili Kapolres Bangkalan, menegaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk memastikan aspek keamanan dan kenyamanan publik tetap terjaga.
”Kami berkomitmen agar aktivitas peribadahan masyarakat tidak terganggu oleh tindakan yang meresahkan, seperti balap liar maupun perang sarung yang berpotensi memicu konflik fisik,” ujar Ipda Agung saat memberikan keterangan pers, Senin (23/2).
Dalam pelaksanaannya, Polres Bangkalan mengedepankan pendekatan humanis. Selain melakukan pengawasan ketat, petugas di lapangan juga memberikan edukasi langsung kepada para pemuda yang ditemukan berkerumun. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir risiko yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
Lebih lanjut, Ipda Agung menekankan pentingnya peran serta lingkungan keluarga dalam memantau aktivitas anak-anak, terutama pada jam-jam rawan setelah tengah malam.
”Dukungan masyarakat, khususnya orang tua, sangat kami harapkan untuk memperketat pengawasan terhadap putra-putrinya. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kesucian serta kekhusyukan bulan Ramadan tahun ini,” pungkasnya. (nhs/Hum)


