Tausiah Gus Miftah di acara penutupan Festival Ramadhan Megilan di GOR Lamongan Jalan Basuki Rahmat.(Foto: Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Festival Ramadhan Megilan Vol 2 yang mendatangkan penceramah kondang asal Yogyakarta Gus Mifta di Gedung Olah Raga (GOR) Lamongan Jalan Basuki Rahmat, Selasa (11/4/2023) di warnai hujan copet.
Adapun, salah satu korbanya adalah Ahmad Zidan Maulana (17) warga Desa Plosowahyu RT 03 RW 01, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.
Informasi yang didapat koran ini kejadian itu bermula Ahmad Zidan Maulana bersama istri dan anaknya datang ke GOR Lamongan untuk mengikuti pengajian dengan penceramah kondang Gus Mifta dari Jakarta.
Sekitar pukul 21.00 WIB istri korban ingin mengabadikan momen ceramah Gus Mifta dengan cara memotret performa Gus Mifta.
Namun sayang, saat akan mengambil ponsel di tas suaminya teryata resleting di tas milik suaminya itu dalam kondisi rusak. Setelah di cermati ponsel di dalam tas tersebut juga raib.
Ahmad Zidan Maulana berharap pelaku pencopetan segera ditangkap. Ia juga meminta Pemkab Lamongan dan kepolisian menambah keamanan di setiap even yang mendatangkan kerumunan manusia.
”Lebih diperhatikan kembali dalam keamanannya, dikarenakan untuk tempat yang begitu ramai tapi sangat minim untuk keamanannya sekitar situ, dan tempat berjualan yang begitu padat banget sehingga banyak kesempatan copet buat lalu lalang,” kata Ahmad Zidan Maulana.
Terpisah Kapolres Lamongan AKBP Yakhub Silvana Delareksa yang di konfirmasi melalui Kasie Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro, membenarkan adanya laporan korban copet di pengajian Gus Mifta di Gedung Olahraga (GOR) Lamongan tersebut.
”Iya sudah monitor, kasus copet di pengajian Gus Miftah di Gedung Olah Raga (GOR) Lamongan, masih pendalaman atau penyelidikan Sat Reskrim Polres Lamongan, ” kata Kasie Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro, Selasa (11/4/2023). (lut)

