Pojokkiri.com

Pasien Keracunan Massal Tahu Tek Sudah Diperbolehkan Pulang

Kapolsek Pucuk AKP Suwandi.( Foto: Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com

Lamongan, Pojok Kiri.com- Warga korban keracunan makanan di Desa Padenganploso, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, sudah tak dirawat lagi di puskesmas. Semua pasien diperbolekan kembali ke rumahnya masing-masing karena kondisinya sudah membaik.

Kendati begitu, kondisi kesehatan mereka tetap dipantau untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Sekarang tidak ada lagi yang dirawat, semua sudah pulang karena tinggal pemulihan. Terakhir delapan warga yang dirawat sudah pulang pada Senin (5/6/2023) malam,” kata Kapolsek Pucuk AKP Suwandi, Selasa (6/6/2023). Pihaknya akan meminta ke dinas kesehatan untuk memberikan vitamin kepada warganya agar cepat pulih dan sebagai antisipasi adanya efek samping lain dari keracunan tersebut. Namun sejauh ini kondisi yang terpantau, warga yang telah pulang kesehatannya terus baik.

Berkaca dari kejadian ini pihaknya akan gencar menyosialisasikan soal kebersihan dan pengolahan makanan yang sehat. Serta memastikan keamanan bahan baku makanan yang akan digunakan. Seperti sayuran harus dicuci, bumbu dicek kedaluwarsanya, air yang dipakai masak juga harus air bersih.

Warga menganggap kejadian itu sebagai musibah, hikmahnya ke depan akan lebih hati-hati lagi ketika memasak dan menyajikan hidangan kepada konsumen,” tuturnya.

Seperti yang pernah diberitakan, 16 orang keracunan. 8 orang diantaranya harus menjalani rawat inap di Puskesmas Pucuk setelah keracunan makanan tahu tek yang bumbunya berbahan petis itu.

Ke 16 orang tersebut diduga keracunan tahu tek setelah menjenguk Tasmianto (26) warga Desa Padenganploso, Kecamatan Pucuk yang sedang sakit.

Seusei menjenguk ini, para korban kemudian mampir ke sebuah warung tahu tek untuk makan di salah satu warung yang ada di desa tersebut.

Sabtu dini hari, sekitar pukul 1.30 WIB, para korban banyak yang mengeluh sakit perut dan kemudian muntah-muntah hingga ada yang menggigil seperti kedinginan. Mereka kemudian dilarikan ke Puskesmas Pucuk.(lut)