Deni Trio Maulana dirawat di Ruang UGD Rumah Sakit Muhamadiyah Babat, Lamongan.(Foto:Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)

Sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam dengan nomor polisi N-3410-VAA yang ringsek ditabrak KA Kumputerline di perlintasan KA tanpa palang pintu Desa Sogo, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.(Foto:Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com-Kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu kembali terjadi di Kota Soto Lamongan, Jawa Timur.
Kali ini seorang pengendara motor terluka parah ditabrak kereta api Komuterline jurusan Surabaya-Bojonegoro.
Kecelakaan itu terjadi di Desa Sogo, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, pada Jumat, tanggal 30 Juni 2023, sekitar pukul 04.40 WIB.
Pengendara motor atas nama Deni Trio Maulana (22) warga Dusun Banger RT 01 RW 08, Desa Mojorejo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan.
Kecelakaan bermula saat korban mengendarai motor Honda Supra Fit warna hitam dengan nomor polisi N-3410-VAA berjalan dari arah utara menuju ke selatan dan melewati lintasan kereta api tanpa palang pintu.
Tanpa korban sadari, datang kereta api Komuterline dengan masinis Dafid Taufani (40) tinggal di Rumdin PT KAI Surabaya melaju dari arah timur. Warga sempat meneriaki korban namun tak didengar, tabrakan pun tak terhindarkan.
Korban dan sepeda motornya sempat terseret sekitar sepuluh meter dari lokasi perlintasan. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka parah di beberapa bagian tubuhnya. Sedangkan kendaraan yang digunakan ringsek.
Kasie Humas Polres Lamongan Ipda Anton Krisbiantoro membenarkan laka kereta api diperlintasan KA tanpa palang pintu di di Desa Sogo, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.
“Korban masih hidup, tapi luka parah, kaki sebelah kiri (paha) patah dan lecet pada dahi. Saat ini sudah dibawa ke RS Muhamadiyah Babat” imbuh Anton.
Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi persimpangan sebidang dengan rel kereta api.
“Wajib toleh kanan kiri untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” pesannya.(lut)

