Pojokkiri.com

Jalan Baru dan TPT di Desa Jarin Hampir Rampung

Pamekasan, pojokkiri.com

Terik matahari tak menyurutkan semangat prajurit TNI dan warga menuntaskan pembangunan jalan baru sekaligus Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Paninggin, Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

Pengerjaan yang menjadi salah satu sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan itu kini memasuki tahap akhir. Jalan sepanjang 450 meter dengan lebar 3 meter tersebut ditargetkan rampung hari ini, Kamis (05/11/2026).

Di lokasi pembangunan, sejumlah prajurit bersama warga masih terlihat bekerja. Sebagian mengangkut material, sementara lainnya meratakan timbunan tanah dan batu. Alat pemadat juga dikerahkan untuk memperkuat permukaan badan jalan.

Kepala Desa Jarin, H. Moh. Zuhri, menegaskan pengerjaan jalan baru tersebut ditargetkan selesai hari ini. Esok hari, anak-anak sekolah maupun masyarakat sudah dapat memanfaatkan akses tersebut.

“Insyaallah, besok sudah bisa digunakan jalan baru ini. Terima kasih atas semua kerja samanya, baik dari TNI dan warga yang bergotong royong,” kata H. Moh. Zuhri, yang akrab disapa H. Muzakki.

Bagi Muzakki, pembangunan jalan tersebut bukan sekadar penyelesaian pekerjaan fisik. Infrastruktur ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini mengharapkan akses lebih mudah untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kehadiran jalan baru ini diharapkan memangkas jarak tempuh warga menuju sekolah, tempat ibadah, fasilitas kesehatan, serta memperlancar pengangkutan hasil pertanian.

Anak-anak sekolah menjadi salah satu kelompok yang diharapkan merasakan manfaat langsung. Akses yang lebih baik akan memudahkan perjalanan mereka menuju tempat belajar.

Begitu pula para petani. Jalan tersebut diharapkan memperlancar distribusi hasil panen sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat desa.

Pembangunan TPT di sepanjang jalur juga menjadi bagian penting untuk memperkuat struktur tanah dan menopang badan jalan.

Di balik pekerjaan yang hampir tuntas, tersimpan cerita tentang kebersamaan. Prajurit TNI dan masyarakat bekerja bahu-membahu, menghadapi panas matahari dan debu demi menyelesaikan pembangunan tepat waktu.

Tidak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian warga. Semuanya bergerak dengan tujuan yang sama, menghadirkan akses jalan yang selama ini dinantikan.

Bagi masyarakat Dusun Paninggin, jalan sepanjang 450 meter itu bukan sekadar hamparan tanah dan batu yang dipadatkan. Jalan tersebut menjadi penghubung menuju sekolah, pelayanan kesehatan, lahan pertanian, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.

Melalui TMMD ke-130 Pamekasan, kemanunggalan TNI dan rakyat kembali diwujudkan dalam pembangunan yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Dari Desa Jarin, jalan baru membuka harapan. Gotong royong TNI dan rakyat membangun negeri dari desa. (*)