Petugas Polsek Maduran dan Tim Medis Puskesmas Maduran memeriksa jasad Ngatemo di rumah duka.(Foto:Istimewa/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri-Seorang petani di Desa Blumbang, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan, Ngatemo (69), ditemukan istrinya meninggal dunia di lokasi sawah korban tidak jauh dari rumahnya, Sabtu (29/7/2023) sekitar pukul 17.30 WIB.
Kapolres Lamongan AKBP Yakhub Silvana Delareksa melalui Kapolsek Maduran Iptu Sudianto, mengatakan, korban pertama kali ditemukan istrinya atas nama Ngapiyah (57) di lokasi sawahnya. “Istri korban langsung memanggil warga sekitar terkait temuan korban di sawah dalam kondisi meninggal dunia,” katanya, Sabtu (29/7/2023).
Sudianto mengatakan, warga langsung melaporkan kejadian itu ke Kades Blumbang dan diteruskan ke Polsek Maduran. Selanjutnya, warga sekitar langsung mengevakuasi korban ke rumah duka pada pukul 18.00 WIB
“Korban telah dimakamkan di TPU desa setempat tidak jauh dari rumahnya,” katanya. Sudianto menuturkan, korban pergi ke sawah untuk mengairi sawah miliknya pada Sabtu sekitar pukul 08.00 WIB. Istri korban curiga setelah hingga sore hari korban tidak kunjung pulang ke rumah.
Pada pukul 16.30 WIB, Sang istri pergi mencari korban. Namun sesampai di sawah, sang istri menemukan suaminya telah tergeletak dalam kondisi tertelungkup dengan posisi kepala di timur dan kaki di barat.
Dengan titik kordinat disawah milik korban yang ada tanaman padi dalam keadaan tidak bernyawa. “Korban diduga sebelum meninggal meminum obat Neoremacil, ”kata Sudianto menjelaskan.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan otopsi penyebab kematian korban
“Pihak keluarga sanggup membuat surat pernyataan yang berisi menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan otopsi, “pungkas Sudianto.(lut)

