Pojokkiri.com

Angin Puting Beliung Terjang Desa Sukolilo Sukodadi, Empat Rumah dan Tempat Usaha Rusak

 

Warung terbuat dari seng yang roboh diterjang angin beliung di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Selasa (20/1) sekitar pukul 14.30 WIB.(Pojokkiri.com For Zainul Lutfi)

Lamongan, Pojok Kiri.com-Angin puting beliung menerjang wilayah Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah dan tempat usaha warga mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolsek Sukodadi, Iptu Moch. Sokep, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait adanya angin puting beliung yang melanda Desa Sukolilo dan menyebabkan kerusakan pada bangunan milik warga.

Neon box SPBU Sukolilo yang pecah terkena angin puting beliung.(Pojokkiri.com For Zainul Lutfi)

“Begitu menerima informasi, petugas piket langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendataan,” ujar Iptu Moch. Sokep.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, sedikitnya empat warga terdampak langsung akibat bencana tersebut. Di antaranya, Much Nursianto (45), warga Desa Sukolilo, yang warung sekaligus tempat tinggalnya mengalami kerusakan sekitar 70 persen dengan tafsiran kerugian mencapai Rp100 juta.

Selain itu, Abdullah (55), warga Karanggeneng, mengalami kerusakan warung kopi angkringan hingga 90 persen dengan kerugian ditaksir Rp30 juta. Sementara itu, kandang ayam milik H. Toni (60), warga Desa Sukolilo, rusak sekitar 20 persen dengan kerugian sekitar Rp5 juta. Sedangkan rumah Noer Hayati (50) mengalami kerusakan atap sekitar 50 persen dengan tafsiran kerugian Rp10 juta.

Kepala Desa Sukolilo yang turut berada di lokasi kejadian menjelaskan bahwa angin puting beliung datang secara tiba-tiba dan berlangsung singkat, namun cukup kuat hingga merusak sejumlah bangunan rumah dan tempat usaha warga.

“Di lokasi ditemukan beberapa rumah dan warung mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan angin,” tambah Kapolsek.

Dalam penanganan kejadian tersebut, jajaran Polsek Sukodadi yang datang ke lokasi antara lain Kapolsek Sukodadi Iptu Moch. Sokep, S.H., Kepala Desa Sukolilo Lasmiran, Kanit Binmas Aipda Djuarto, Kanit Reskrim Bripka M. Khusnul Khotim, serta Brigadir Yudi Yanto, S.H.

Langkah-langkah yang dilakukan pihak kepolisian meliputi menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), membuat laporan kejadian, menerima keluhan warga serta memberikan solusi awal, dan melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” pungkas Iptu Sokeb, perwira pertama kelahiran Dusun Kruwul, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi ini.(lut)

 

Editor: Zainul Lutfi

Sumber: WWW.POJOK KIRI.COM DAN KORAN HARIAN PAGI POJOK KIRI