
Lamongan, Pojokkiri.com-Sebanyak tiga Siswa Pendidikan Perwira Remaja (Serdikpaja) Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita resmi melaksanakan magang penelitian dan tugas akhir di Mapolres Lamongan. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan lebih, terhitung mulai 19 Oktober hingga 5 Desember 2026, sebagai syarat mutlak kelulusan guna meraih gelar Sarjana Terapan Kepolisian (S.Tr.I.K).
Salah satu perwira remaja yang menarik perhatian adalah Ipda Adnan Kasweri. Pemuda kelahiran 7 Januari 2005 asal Bangka Belitung ini merupakan lulusan berprestasi yang berhasil meraih predikat penghargaan Ati Trengginas. Penghargaan prestisius ini diberikan langsung oleh Lemdik Akpol atas ketangguhan fisik, aspek jasmani, dan kesehatan terbaik yang dimilikinya selama masa pendidikan.
Selain Ipda Adnan, terdapat dua perwira remaja lainnya yang ditugaskan dalam program magang di Polres Lamongan ini, yaitu Ipda Ahmad Faza Nugraha asal Jawa Barat, Ipda Muh Yusuf Darmawan asal Sulawesi Selatan
Menguasai Semua Lini Fungsi Kepolisian
Tujuan utama dari kegiatan magang ini adalah mengimplementasikan serta mengaplikasikan seluruh teori dan materi yang telah didapatkan para Serdikpaja selama berada di lembaga pendidikan (Lemdik) Akpol ke dalam realitas tugas kedinasan di lapangan.
Untuk memastikan kompetensi yang menyeluruh, ketiga perwira remaja ini akan dirotasi ke berbagai fungsi kepolisian secara berkala, meliputi Pamapta (Pelayanan Markas) 20 Hari, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) 5 Hari, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) 5 Hari, Satuan Intelkam 5 Hari, Satuan Samapta (Sabhara) 5 Hari dan Satuan Binmas: 5 Hari
Selama menjalani program penugasan, para Serdikpaja didampingi langsung oleh mentor-mentor berpengalaman yang menjabat sebagai Kaur Bin Ops (KBO) dari satuan fungsi masing-masing. Di fungsi Reserse, misalnya, mereka dibimbing langsung oleh KBO Satreskrim Polres Lamongan, Iptu M. Yusuf Effendi.
Dukungan Senior dan Kesan Terhadap Lamongan
Ipda Adnan Kasweri mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Polres Lamongan. Selama proses magang berlangsung, para senior dinilai sangat mendukung dan aktif memberikan bimbingan kepada juniornya agar dapat beradaptasi dengan dinamika pelayanan masyarakat di wilayah Lamongan.
Tidak hanya menikmati lingkungan kerja yang suportif, Ipda Adnan juga mengaku sangat cocok dengan atmosfer dan kuliner khas Lamongan. Saat ditanya mengenai pengalaman kulinernya, perwira muda ini mengaku langsung menggemari makanan khas setempat.
“Sangat cocok dengan makanan khas Lamongan, terutama soto dan penyetannya,” ungkap Ipda Adnan dengan senyum lebar.
Melalui program magang yang terstruktur ini, diharapkan para Serdikpaja Akpol Angkatan 58 tidak hanya mampu menyelesaikan tugas akhir akademisnya dengan baik, namun juga siap bertransformasi menjadi perwira polri yang presisi, profesional, dan humanis saat diterjunkan sepenuhnya ke masyarakat nanti.(lut)
Editor: Zainul Lutfi

