Pojokkiri.com

Atasi Kekeringan Parah, Bupati Sampang Lepas Distribusi 1 Juta Liter Air Bersih ke 78 Desa

Pojokkiri.com, – SAMPANG — Bupati Sampang, Slamet Junaidi, secara resmi melepas pendistribusian bantuan satu juta liter air bersih untuk warga terdampak kekeringan di halaman Pendopo Trunojoyo, Senin (7/9/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran nyata pemerintah daerah dalam menanggulangi krisis air akibat kemarau panjang.

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi Bersama Istrinya, Evi Slamet Junaidi Saat Simbolis Mengisi Drum Air 1juta liter kepada Warga di Kecamatan Robatal Sampang.

Berdasarkan data pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, bantuan air bersih ini akan disalurkan ke 78 desa yang tersebar di 12 kecamatan. Wilayah-wilayah tersebut saat ini berada dalam status kering kritis.

Kecamatan Kedungdung menjadi wilayah terdampak terparah dengan total 13 desa mengalami krisis air. Selain Kedungdung, 11 kecamatan lainnya yang masuk zona kering kritis meliputi Banyuates, Camplong, Jrengik, Karang Penang, Omben, Robatal, Sampang, Sokobanah, Sreseh, Tambelangan, dan Torjun.

Bupati Slamet Junaidi menegaskan, program ini berorientasi pada dampak langsung yang dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya di tengah situasi sulit akibat musim kemarau.

“Prinsip kami jelas, setiap program harus bermanfaat dan dirasakan langsung oleh warga. Peluncuran satu juta liter air bersih ini adalah respons nyata kami untuk membantu masyarakat yang kesulitan mendapat akses air minum,” tegas Slamet Junaidi.

Meski demikian, pantauan dilokasi, upaya penanganan kekeringan di lapangan masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan anggaran daerah serta minimnya armada truk tangki air untuk menjangkau puluhan desa terdampak.

Bupati Slamet Junaidi menegaskan, program ini berorientasi pada dampak langsung yang dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya di tengah situasi sulit akibat musim kemarau.

Untuk mengoptimalkan penyaluran, program ini diinisiasi melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan BPBD Sampang, Forum Sampang Sehat (FSS), BAZNAS, BUMD (Bank Sampang dan GSM), RSUD dr. Moh. Zyn, serta sejumlah rumah sakit dan klinik swasta di wilayah Kabupaten Sampang.(Man/FR)