
Surabaya Pojokkiri.com – Ketua Kelompok Fraksi Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, memberikan penghormatan mendalam saat berziarah ke makam almarhum WR Supratman, pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Ia menegaskan bahwa sosok Supratman adalah aset besar bangsa dan sekaligus kebanggaan bagi Kota Surabaya.
“Dalam kedatangan ini kebetulan makam eyang almarhum WR Supratman ini yang menciptakan lagu Indonesia Raya di tahun 1926 dan dinyanyikan pertama kali di Kongres Pemuda yang kedua, 28 Oktober 1928. Beliaulah yang memberikan jasa luar biasa besarnya untuk negeri Indonesia ini, sehingga bisa memberikan satu lagu yang menyemangati kita bersama sampai dengan saat ini. Ini patut kita syukuri dan kita memberikan apresiasi hormat kepada almarhum,” tutur Bambang Haryo, pada Sabtu (16/08).
Menurut Bambang Haryo, WR Supratman telah memberikan sumbangsih yang tidak ternilai bagi bangsa. Lagu Indonesia Raya bukan hanya sekadar simbol negara, melainkan juga pengobar semangat perjuangan yang terus hidup hingga saat ini.
“Kalau di royalti mungkin beliau adalah orang yang terkaya di seluruh Indonesia. Namun, beliau sudah menyumbangkan lagu ini kepada seluruh bangsa. Lagu Indonesia Raya ini memberikan semangat yang luar biasa, hingga memerdekakan para bapak-bapak veteran baik yang sudah gugur maupun yang masih hidup. Semangat kemerdekaan itu akhirnya mengantarkan kita pada gerbang kemerdekaan, dan sampai sekarang pun masih tetap menyemangati kita,” tegasnya.
Bambang juga menambahkan bahwa di DPR RI, setiap pukul 10.00 pagi seluruh anggota diwajibkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Hal ini menjadi wujud penghormatan sekaligus pengingat atas jasa besar WR Supratman sebagai pencipta lagu kebangsaan.
Bambang menilai, sudah sepantasnya negara memberikan dukungan nyata kepada keluarga WR Supratman sebagai bentuk penghargaan. Meski lagu ini bukanlah karya komersial, negara tetap memiliki kewajiban moral untuk memastikan kesejahteraan keturunannya.
“Yang harusnya memberikan royalti ini adalah negara. Jadi negara harus bisa memberikan dukungan kepada keluarga beliau, baik putra-putrinya sampai cucunya, agar bisa bersekolah dengan pola terbaik dan diterima di pekerjaan yang layak, entah itu di BUMN maupun sebagai pegawai negeri. Itu adalah tanda terima kasih negara kepada keluarga beliau,” jelas Bambang.
Fakta bahwa WR Supratman dimakamkan di Surabaya, kata Bambang, merupakan anugerah bagi masyarakat setempat. Ia mengajak warga Surabaya untuk senantiasa berziarah dan mendoakan almarhum sebagai bentuk rasa syukur atas jasa besarnya.
“Saya pikir tadinya beliau ini orang Bandung, ternyata orang Surabaya. Jadi ini patut kita syukuri. Rasa syukur ini tentu harus dilakukan oleh seluruh masyarakat Surabaya dengan berziarah ke makam beliau, mendoakan beliau yang sudah menyumbangkan lagu Indonesia Raya untuk tanah air tercinta,” pungkas Bambang Haryo (Sam)

