
Surabaya, Pojokkiri.com.-
Wakil ketua komisi E DPRD Jatim Hikmah Bafakih mengatakan pihaknya mendorong program cek kesehatan gratis (CKG) lebih masif lagi.
Pasalnya selama tahun 2026, capaian kehadiran masyarakat per 2 Oktober 2026 baru mencapai 40,81 Persen dari total sasaran.
“Hasil skrining perlu ditindaklanjuti melalu layanan yang terintegrasi agar program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,”jelas politisi PKB tersebut, Senin (2/11/2026).
Wanita asal Malang ini mengatakan pihaknya juga mendorong pemprov Jatim perlu meningkatkan pelayanan kesehatan yang bergerak untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil maupun kepulauan.
“Dukungan anggaran perlu mempertimbangkan ketersediaan tenaga medis, sarana pelayanan dan kesinambungan layanan agar masyaramat di wilayah terpencil dan kepulauan bisa mendapat akses kesehatan yang merata,”jelasnya.
Program CKG merupakan program skrining medis gratis yang ditujukan bagi semua kalangan, mulai dari balita hingga lansia. Dengan mendatangi puskesmas terdekat, masyarakat bisa mengetahui status kesehatan dan mendeteksi risiko penyakit sejak dini, seperti penyakit kardiovaskular, diabetes melitus, hingga tuberkulosis.
CKG diharapkan dapat menghemat anggaran kesehatan untuk penanganan penyakit kronis pada masa depan. Dengan demikian, program ini bukan sekadar langkah populis, melainkan juga langkah rasional untuk mewujudkan Indonesia yang lebih produktif.(Wan)

