
Surabaya, Pojokkiri.com.-
Anggota komisi B DPRD Jatim Mohammad Arbayanto mengatakan fenomena el Nino diperkirakan masih berlangsung hingga awal tahun 2027, sementara awal musim hujan di sebagaian besae wilayah Indonesia mengalami kemunduran.
“Sekarang ini di Jatim diperlukan langkah antisipatif melalui penguatan infrastruktur dan pengelolaan air, perlindungan terhadap sektor pertanian, serta kesiapan program dan anggaran yang responsif terhadap rwsioko iklim, ” jelas politisi Demokrat ini, Senin (2/11/2026).
Pria asal Malang ini mengatakan keberlanjutan ekonomi juga tidak dapat dipisahkan dari kelestarian lingkungan.
“Hutan dan tutupan vegetasi memiliki fungsi penting dalam menjaga tata air, mengendalikan erosi, mempertahankan kualitas tanah dan mengurangi resiko bencana,”jelasnya.
Mantan komisioner KPU Jatim ini mengatakan pihaknya berharap OPD dibawah koordinasi komisi B DPRD Jatim harus menentukan program prioritas yang cermat dan memastikan setiap rupiah yang dianggarkan dapat menberikan manfaat sebesar- besarnya bagi masyarakat Jatim.(Wan)

