Pojokkiri.com

Bung Ricky : Masuk ke Mana Uang Retribusi Parkir Alun-alun?

Situbondo, pojokkiri.com

Haji Ricky Ricardo H Allen advokat ternama di Kota Santri, merespon pernyataan Febri tentang permintaannya kepada Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo tentang pembebasan biaya parkir di Alun-alun Situbondo, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, permintaan sosok pemuda NU tersebut sangat mulia karena untuk kepentingan masyarakat utamanya pengunjung Alun-alun.

Namun, kata pria berdarah Belanda ini, parkir itu bisa digratiskan apabila tidak masuk ke PAD Situbondo.

” Kalau itu tidak masuk ke PAD, patut dipertanyakan dan masuk kemana uang retribusi atau kutipan parkir tersebut. Kalau tidak masuk PAD itu bisa dikatakan pungutan liar iya toh, sekarang siapa yang mengelola parkiran itu yang patut dipertanyakan, ” katanya.

Tetapi, menurut Bung Ricky sapaan akrabnya, jika ternyata uang parkir itu masuk ke PAD, tidak perlu ada pembebasan biaya parkir tersebut.

” Jika parkir itu menjadi salah satu PAD bagi Kota Situbondo kenapa harus digratiskan, toh PAD ini juga pendapatannya akan dikembalikan ke masyarakat Situbondo. Jangan hanya keberatan dari segelintir masyarakat yang tidak mau datang ke Alun-alun Situbondo karena ada biaya parkir. Dan ayolah kita berpikir positif tentang PAD Situbondo, kalau tidak masuk PAD itu pungli, “tegasnya.

Sebelumnya, Pemuda NU Situbondo Febri, meminta kepada Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo untuk membebaskan biaya parkir bagi pengunjung Alun-alun di Kota Santri, Rabu (28/10/2026).

Permintaan tersebut, menurutnya untuk kepentingan bersama dan bukan semata-mata keperluan atau mencari keuntungan pribadi.

Pria asli kelahiran Situbondo ini, menyatakan permintaannya bukan hanya keinginan dirinya sendiri, tetapi juga datang dari masyarakat.

“Saya warga Situbondo, juga pemuda NU, meminta kepada Mas Bupati Rio, untuk membebaskan biaya parkir bagi pengunjung Alun-alun di Situbondo. Ini permintaan yang sifatnya untuk kepentingan masyarakat dan bukan untuk kepentingan pribadi. Dan ini bukan hanya permintaan saya sendiri, tetapi juga permintaan masyarakat utamanya pengunjung Alun-alun, “kata Febri.

Selain itu, dia, mengaku keberadaan parkiran di Alun-alun, sudah lama dipersoalkan oleh para pengunjung lantaran harus membayar parkir. Sehingga, mereka malas untuk beli-beli di Pujasera Alun-alun.

“Ya banyak pengunjung yang mengeluh, sehingga malas mau beli-beli di Pujasera Alun-alun. mereka tidak berani untuk menyampaikan persoalan ini. Maka dari itu, saya sebagai warga Situbondo, mewakili mereka untuk menyampaikan permintaan pembebasan biaya parkir kepada Mas Bupati, semoga diamini. “terangnya.

Febri, menyebut jika permintaannya ini diindahkan oleh Bupati Situbondo, masyarakat akan menyambutnya dengan senang hati dan penuh kegembiraan.

“Tentu, permintaan ini jika diindahkan oleh Mas Bupati Rio akan disambut hangat, disambut dengan senang hati oleh masyarakat di Situbondo. Para pengunjung akan ramai datang dari berbagai daerah dan luar daerah Kabupaten Situbondo, mereka akan betah dan berlama-lama saat berada di Alun-alun. Soal keamanan nanti kan bisa libatkan pihak pengelola Pujasera, yang terpenting parkir gratis, ” pungkasnya. (Inul)