Pojokkiri.com

Diduga Hendak Tawuran di Sungelebak, 26 Pemuda Diamankan Polsek Karanggeneng Lamongan

 

Kapolres Lamongan AKBP Adityawarman Gautama, Ph.D.sedang melihat ke-26 pemuda dan barang bukti di halaman Mako Polres Lamongan.(Zainul Lutfi for Pojok Kiri)

 

Lamongan, Pojokkiri.com-Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Karanggeneng Polres Lamongan berhasil menggagalkan potensi bentrokan antarpemuda pada Senin (26/10) dini hari. Sebanyak 26 pemuda yang diduga kuat hendak melakukan aksi tawuran diamankan petugas di kawasan tugu perguruan silat, Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

Peristiwa ini terungkap berkat laporan cepat dari masyarakat sekitar yang merasa resah dengan pergerakan sekelompok pemuda pada pukul 01.30 WIB. Menanggapi informasi darurat tersebut, Kapolsek Karanggeneng IPTU Sofian Ali, S.H., langsung memimpin personel jaga SPKT menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyergapan.

Di lokasi, polisi mengepung para pemuda yang tengah berkumpul. Selain mengamankan puluhan remaja, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berbahaya yang diduga kuat dipersiapkan untuk senjata tawuran. Di antaranya adalah kayu balok, batu, selang, hingga ruyung (double stick). Polisi juga menyita 14 unit sepeda motor dan 21 unit handphone milik para pelaku.

Guna penanganan secara intensif, Polsek Karanggeneng langsung berkoordinasi dengan Polres Lamongan. Seluruh pemuda beserta barang bukti kini telah digelandang ke Mapolres Lamongan.

Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, membenarkan adanya penangkapan massal tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan preventif ini wajib dilakukan demi menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Saat ini, ke-26 pemuda tersebut beserta barang bukti telah diamankan di Polres Lamongan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami motif dan dugaan rencana aksi tawuran tersebut,” ujar Ipda M Hamzaid saat dikonfirmasi.

Bertolak dari insiden ini, pihak Polres Lamongan mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat luas, khususnya para orang tua. Polisi meminta orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada jam-jam rawan malam hingga dini hari agar tidak terjerumus dalam aksi kriminalitas jalanan.

Kepolisian juga mengapresiasi keberanian warga Sungelebak yang melapor dan meminta masyarakat tidak ragu menghubungi polisi jika melihat pergerakan massa yang mencurigakan demi menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Lamongan tetap kondusif. (lut)

Editor: Zainul Lutfi