
Lamongan, Pojokkiri.com-Aksi pencurian menyasar minimarket kembali marak terjadi di Kabupaten Lamongan. Kali ini, Alfamart Kembangbahu Baru yang berlokasi di Dusun Kembangbahu, Desa Kembangbahu, Kecamatan Kembangbahu, dibobol oleh seorang pria berbadan dempal pada Rabu (8/7/2026) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB.
Aksi nekat pelaku sempat terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) toko. Untuk menyembunyikan identitasnya, pria yang diduga beraksi seorang diri tersebut masuk tanpa mengenakan baju, hanya memakai celana pendek hitam, dan menutupi seluruh kepalanya dengan karung putih. Pelaku berhasil masuk ke dalam toko setelah merusak bagian atap dan menjebol plafon area toilet.
Kapolsek Kembangbahu, Iptu Sono, membenarkan adanya insiden pembobolan tersebut. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh salah satu karyawan toko bernama Andhika Pratama saat hendak membuka toko pada Kamis pagi.
“Ya benar, kejadiannya pada hari Rabu (8/7/2026), dan baru diketahui sekitar pukul 05.40 WIB oleh salah satu karyawan Alfamart yang datang untuk membuka toko,” jelas Iptu Sono saat dikonfirmasi pada Kamis (9/7/2026).
Saat memeriksa area toilet, Andhika mendapati plafon bagian depan toilet telah jebol dirusak. Ketika diperiksa lebih lanjut, bagian atap luar toko juga sudah dalam keadaan terbuka lebar.
Menyadari tokonya disatroni maling, Andhika langsung menghubungi rekan kerjanya, Dian Roatul Fadilah (21), serta melaporkan kejadian tersebut kepada penanggung jawab toko, Bagus Yunus Harnanda (30). Pihak manajemen kemudian meneruskan laporan resmi ke Polsek Kembangbahu.
“Setelah menerima laporan, kami dari Polsek Kembangbahu bersama Tim Satreskrim Polres Lamongan dan unit Identifikasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan sidik jari, serta meminta keterangan para saksi,” lanjut Iptu Sono.
Berdasarkan hasil rekaman CCTV, pelaku yang berbadan dempal tersebut menguras berbagai barang dagangan dan memasukkannya ke dalam karung. Barang-barang yang digondol meliputi berbagai merek rokok, produk personal care, body wash, produk My Baby, parfum, hingga kondom. Akibat pencurian ini, pihak Alfamart mengalami kerugian material mencapai Rp 27 juta.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan (lidik) mendalam dan memburu pelaku yang identitasnya telah dikantongi ciri-cirinya lewat rekaman CCTV.(lut)
Editor: Zainul Lutfi

