Pojokkiri.com

Kesetiaan Tanpa Batas: Ragil Sudirman, Sang Penjaga Api Perjuangan Persela Lamongan

Ragil Sudirman.(Foto: Media Persela for Pojok Kiri)

Lamongan, Pojok Kiri.com-Di tengah pasang surutnya kancah sepak bola Indonesia, nama Ragil Sudirman muncul sebagai simbol kesetiaan yang jarang ditemukan. Sejak tahun 2002, sosok ikonik ini telah mendedikasikan hidupnya untuk Persela Lamongan, menjadikannya figur paling senior di jajaran kepelatihan Laskar Joko Tingkir.

Memasuki musim Liga 2 2025/2026, Ragil Sudirman dipastikan masih setia mengawal tim di pinggir lapangan. Ia tetap dipercaya mengisi posisi asisten pelatih, peran yang telah ia jalani selama lebih dari dua dekade dengan penuh komitmen.

Ragil dikenal bukan sekadar asisten. Ia adalah “ban serep” paling andal yang dimiliki Persela. Berkali-kali ia maju sebagai caretaker atau pelatih sementara saat tim mengalami masa transisi pergantian pelatih kepala. Salah satu momen krusialnya terjadi pada tahun 2017 dan saat persiapan Liga 2 musim 2022, di mana ia bahu-membahu bersama nama-nama besar seperti Fakhri Husaini dan Charis Yulianto.

Meski memiliki kapasitas dan pemahaman mendalam tentang karakter tim, kendala lisensi kepelatihan seringkali menjadi penghalang bagi Ragil untuk menjabat sebagai pelatih kepala definitif. Namun, hal itu sedikit pun tidak menyurutkan dedikasinya.

Loyalitas tanpa pamrih ini membuahkan rasa hormat yang luar biasa dari LA Mania dan Curva Boys. Bagi para pendukung setia Persela, Ragil Sudirman bukan sekadar staf pelatih; ia adalah penjaga marwah klub yang tetap berdiri tegak saat pelatih dan pemain datang silih berganti.

Kini, menghadapi ketatnya persaingan Liga 2 musim ini, kehadiran Ragil Sudirman diharapkan mampu menjaga stabilitas ruang ganti dan menularkan semangat “Laskar Joko Tingkir” kepada para pemain muda agar Persela dapat kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.(lut)

 

Editor: Zainul Lutfi

Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri