Petugas Polsek Karanggeneng berpakaian preman ikut membantu melakukan pemadaman di dapur milik Juriyatun.(Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Gara gara lupa mematikan tungku sebuah bangunan rumah bagian dapur ukuran 4 x 6 meter di jalan Manaf RT 02, RW 04, Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, ludes terbakar pada Senin (18/9/2023) sekitar pukul 18.30 WIB.
Kapolres Lamongan AKBP Yakub Silvana Delareksa, SIK yang dikonfirmasi melalui Wakapolsek Karanggeneng Ipda Sofianl Ali, SH menjelaskan, kebakaran diduga akibat tungku yang tidak dimatikan dan menjalar ke bagian dapur yang terbuat dari dinding gedek bambu.
“Pukul 16.30 WIB, pemilik rumah Juriyatun memasak dengan menggunakan tungku untuk memasak air setelah selesai memasak air, api di dalam tungku tidak dimatikan, ” ujar Ipda Sofian Ali.
Kemudian, lanjut Ipda Sofian Ali, pada pukul 18.30 Wib, Juriyatun melihat api yang membumbung tinggi di dapur rumahnya. Juriyatun melihat kepulan asap dari atap rumah bagian dapur, dan berteriak minta tolong,” Jelasnya.
Warga sekitar langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun karena api semakin membesar, tetangga korban langsung menghubungi Polsek Karanggeneng.
“Mendapat laporan tersebut, kita langsung meluncur ke lokasi kejadian. Quick respon 10 menit, kita sampai dilokasi dan langsung menghubungi Petugas Damkar UPT Paciran dan melakukan pemadaman dan pendinginan,” ujar Ipda Sofian Ali.
Meski tidak ada korban jiwa, namun kebakaran tersebut menghanguskan bangunan dapur dengan taksiran kerugian mencapai 4 juta rupiah.
“Kami dari Polsek Karanggeneng selalu menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dan hati hati. Jangan pernah meninggalkan bara api ketika meninggalkan rumah. Atau alat elektronik untuk dicek kembali, dan cabut alat elektronik yang tidak digunakan karena dapat memicu kebakaran, “pungkas Ipda Ali Sofian, Selasa (19/9).(lut)

