
Surabaya Pojokkiri.com – Dalam suasana yang penuh keterbukaan dan tanggung jawab, Kapolsek Semampir AKP Herry Iswanto memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut adanya dugaan penutupan kasus narkoba oleh salah satu anggotanya. Pemberitaan dari sebuah media online lokal itu ramai diperbincangkan, memunculkan berbagai asumsi di tengah masyarakat.
Namun, AKP Herry menanggapi hal tersebut dengan tenang dan profesional. Ia menyatakan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.
“Polsek Semampir Tidak Pernah Tangani Perkara Narkoba”
Saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (28/5/2025) sore, AKP Herry menjelaskan bahwa Polsek Semampir tidak pernah menangani kasus narkoba sebagaimana diberitakan.
“Anggota DD dipanggil Propam Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk dimintai keterangan atau klarifikasi tentang dugaan informasi tersebut. Bukan diperiksa Propam Polda Jatim,” ujar AKP Herry Iswanto kepada awak media.
Ia juga menegaskan bahwa pemanggilan tersebut hanya untuk keperluan klarifikasi, bukan pemeriksaan pelanggaran. Proses tersebut, menurutnya, telah membuktikan bahwa tidak ada unsur suap seperti yang sempat diberitakan.
“Setelah dimintai keterangan oleh Propam Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengenai penutupan kasus tersebut sudah terbukti tidak pernah menerima uang dari HD seperti yang diberitakan,” tegasnya.
Kapolsek Tegaskan Komitmen Transparansi dan Etika
Dalam klarifikasinya, AKP Herry juga menegaskan komitmen pihaknya terhadap penegakan hukum yang transparan dan akuntabel. Ia meminta publik untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Jadi, kami pastikan pemberitaan tersebut tidak benar dan rekan-rekan bisa bantu cari informasi kebenarannya,” terangnya.
Pihaknya juga menyatakan siap menindak tegas apabila ada anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Jika nanti ada anggota kami terbukti melakukan hal seperti yang diberitakan, kami pastikan akan menyerahkan perkara ini ke Propam Polres Pelabuhan Tanjung Perak maupun Propam Polda Jatim,” ungkapnya.
Menjaga Kepercayaan Publik Melalui Klarifikasi yang Terbuka
Klarifikasi ini menjadi penting dalam menjaga citra institusi dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Kepolisian, sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan keamanan, juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga integritas.
Dalam era digital seperti saat ini, informasi yang tersebar cepat di media sosial maupun media online harus disikapi dengan penuh kehati-hatian. Klarifikasi dari pihak berwenang seperti yang dilakukan oleh Kapolsek Semampir menjadi bagian dari transparansi yang dibutuhkan publik (Sam)

