Pojokkiri.com

Membangun Harmoni, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Bersilaturahmi ke Ponpes Miftachus Sunnah

Kunjungan Kapolres Tanjung Perak ke KH. Miftachul Akhyar di Ponpes Miftachus Sunnah Surabaya

Surabaya Pojokkiri.comDalam mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang harmonis antara kepolisian dan tokoh agama, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H. melakukan kunjungan ke Yayasan Pondok Pesantren Miftachus Sunnah yang terletak di Jl. Kedung Tarukan No.100, Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.

Kedatangan AKBP Wahyu Hidayat disambut langsung oleh pengurus pondok pesantren, di antaranya Gus Mughits dan Ustadz Faisol. Suasana penuh keakraban terlihat saat Kapolres disambut di halaman pondok pesantren yang dikenal sebagai pusat dakwah Ahlussunnah wal Jama’ah di Surabaya tersebut.

Pada kesempatan itu, Kapolres melangsungkan silaturahmi dengan KH. Miftachul Akhyar, ulama kharismatik yang juga menjabat sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dalam pertemuan tersebut, dibicarakan berbagai hal mengenai pentingnya sinergi antara ulama dan kepolisian dalam menjaga kondusivitas masyarakat.

Ramah tamah yang berlangsung sekitar 40 menit tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh rasa hormat. KH. Miftachul Akhyar menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk nyata dari perhatian pihak kepolisian terhadap peran serta tokoh agama dalam menjaga ketertiban masyarakat.

“Silaturahmi seperti ini penting untuk terus dirawat, karena ulama dan umara harus berjalan berdampingan dalam membina umat,” tutur KH. Miftachul Akhyar, pada Jumat, 23 Mei 2025.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak meninggalkan lokasi sekitar pukul 17.15 WIB dengan situasi yang tetap aman dan kondusif. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres, seperti Wakapolres Kompol Ari Bayuaji, S.E., S.I.K., M.Si., serta Kasat Intelkam AKP Amir Mahmud, S.H.

Kunjungan ini bukan hanya menjadi momen penting dalam membangun komunikasi strategis antara aparat keamanan dan tokoh agama, namun juga simbol komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah masyarakat.

Langkah silaturahmi yang dilakukan oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak ini diharapkan menjadi contoh baik bagi jajaran kepolisian lainnya dalam menjalin hubungan harmonis dengan para ulama dan pengasuh pondok pesantren.

Dalam konteks sosial yang semakin kompleks, sinergi antara kekuatan moral dan kekuatan hukum menjadi kunci menjaga Indonesia tetap damai dan bersatu. 

 

Reporter Samsul Arif.

Berita Terkait

PDIP Jatim Resmi Usulkan Nama Puan Maharani Capres 2024

Polisi Amankan 3 Remaja Pelaku Perang Sarung di Surabaya Saat Sahur

Aksi Ricuh Surabaya: Polsek Tegalsari Dibakar Massa, Bangunan Cagar Budaya Hangus