
Surabaya Pojokkiri.com — Semangat menjaga bumi terus digaungkan oleh masyarakat. Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, warga Margorukun RWX Surabaya menggelar serangkaian kegiatan peduli lingkungan yang menyentuh langsung pada perubahan nyata. Kegiatan ini mencakup penuangan Eco Enzym ke sungai Kalimir, pembuatan Eco Enzyme pemanenan Eco Enzyme, hingga demo relaksasi rendam kaki menggunakan cairan Eco Enzym yang telah teruji manfaatnya.
Sungai Lebih Jernih, Air Sumur Tak Lagi Berbau
Kegiatan penuangan Eco Enzym di sungai Kalimir bukanlah yang pertama kalinya dilakukan oleh warga Margorukun. Berkat konsistensi dan kesadaran kolektif, dampaknya kini mulai dirasakan. Air sungai yang semula keruh dan berbau, perlahan menjadi lebih jernih. Bahkan, salah satu sumur warga yang dulunya memiliki bau menyengat kini telah bersih dan layak pakai, hanya dengan penuangan Eco Enzym secara rutin seminggu sekali.
“Warga sudah menikmati air sumur yang bersih dan tidak bau. Sekarang tinggal dijaga konsistensinya agar hasilnya terus berlanjut,” ujar salah satu warga Margorukun Asmaul Husna, yang turut aktif dalam kegiatan, pada Rabu (07/05/2025).
Edukasi Pembuatan Eco Enzyme dan Manfaat Kesehatan Relaksasi Rendam Kaki
Tak hanya fokus pada pelestarian alam, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai pembuatan F2, sebuah tahap lanjutan dari proses fermentasi Eco Enzyme. Proses ini penting dalam menghasilkan cairan yang lebih berkualitas untuk berbagai kebutuhan lingkungan dan rumah tangga.
Demo relaksasi rendam kaki menggunakan larutan Eco Enzym juga dilakukan dan mendapat sambutan hangat dari warga, terutama para lansia. Mereka merasakan langsung manfaatnya untuk kesehatan, mulai dari mengurangi pegal-pegal, meningkatkan sirkulasi darah, hingga memberi efek tenang.dan hilangkan insomnia
“Mereka langsung mau melakukannya kembali karena merasakan dampaknya. Dengan relaksasi rendam kaki, kesehatan mereka jadi lebih baik,” jelas panitia kegiatan.
Ketua Eco Enzyme Nusantara Surabaya, Christiany Tanzil, bersama tim relawan yang terdiri dari Ibu Jessica, Ibu Padma, Ibu Tya, Ibu Nina, serta tokoh masyarakat seperti Pak Minoto, Pak Jaelani, dan Budi Santoso, turut hadir untuk memberikan dukungan. Dari pihak Margorukun, hadir pula Hj. Henny Sulistyowati, Ibu Hj. Wahyu Tri, Bapak Heri Budi Laksana Ibu Asmaul Chusna yang mewakili PKKdan smua tim Asman Margorukun RW X kelurahan Gundih
Kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye berkelanjutan yang digerakkan dari tingkat rumah ke rumah, kelurahan ke kelurahan, hingga ke tempat ibadah dan panti jompo. Tidak hanya penuangan Eco Enzyme. pelestarian juga dilakukan melalui biopori, pengelolaan kompos, hingga pengurangan banjir dengan resapan air yang lebih baik.
“Kami terus bergerak maju tanpa henti untuk menyelamatkan dan melestarikan bumi. Harapannya, warga Indonesia dari mana pun bisa ikut berpartisipasi,” ujar Christiany Tanzil.
Selain membersihkan air dan memperbaiki unsur hara tanah, Eco Enzym juga digunakan untuk mengurangi polusi udara, mengurangi bau tak sedap, bahkan sebagai bahan dasar produk ramah lingkungan yang bisa digunakan sehari-hari. Mall seperti Pasar Atom telah menjadi pelopor dalam pengelolaan limbah organik dan pemanfaatan Eco Enzym secara terintegrasi.
Dengan semangat gotong-royong, warga Margorukun menunjukkan bahwa solusi untuk lingkungan tidak selalu harus besar dan mahal. Kuncinya adalah kepedulian, konsistensi, dan aksi nyata dari komunitas (Sam)

