Pojokkiri.com

Petani di Lamongan Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

 

Petugas Polsek Laren dan Puskesmas Laren saat memeriksa luka bakar pada dada korban diduga terkena listrik jebakan tikus.(Pojok Kiri/Zainul Lutfi

Lamongan, Pojok Kiri.com- Seorang petani ditemukan meninggal kesetrum listrik jebakan tikus dilahan sawahnya sendiri, Jum’at tanggal 21 Maret 2025 sekira pukul 18.00 Wib.

Adapun indentitas korban adalah Saripin (58) warga Desa Gampangsejati RT 001 RW 005, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.

Kapolsek Laren Iptu Witono Hariadi, S.H saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dia menjelaskan kejadian itu terjadi pada hari Jum’at tanggal 21 Maret 2025 sekitar pukul 18.00 WIB.

“Korban keluar rumah hendak menggarap lahan pertanian miliknya sendiri di Desa Gampangsejati, Kec. Laren, Kab. Lamongan. Kemudian menuju ke area sawah miliknya sendiri dan sampai di lokasi pada pukul 15.40 Wib,” kata Iptu Witono Hariadi, Sabtu (22/3/20225) pagi.

Namun, hingga petang hari memasuki buka puasa itu korban tak kunjung pulang kerumah. Ini yang membuat keluarganya kuwatir dan kemudian sang istri Sujiati dan sang anak Khoiful Farid menyusulnya ke sawah.

“Korban diketahui sekitar pukul 18.00 WIB, istri korban dan anak korban menemukan korban berada di pematang sawah dalam kondisi meninggal dunia,” ucap dia.

Dari sawah sampai rumah hanya seratus meter. Kemudian keluarga dan warga mengevakuasi korban dan dibawa ke rumah duka.

“Setelah diperiksa, terdapat luka bekas terbakar di dada dan pergelangan tangan dengan panjang sekitar 10 cm diduga meninggal karena tersengat aliran listrik di sawah yang digunakan untuk jebakan tikus,” jelas Witono Hariadi.

Ditambahkan Witono Hariadi, keluarga menerima musibah itu dan tidak mau jenazah korban diotopsi yang dibuktikan dengan membuat pernyataan. Dia menyatakan korban terkena listrik jebakan tikus di sawahnya sendiri.

“Kami imbau kepada para petani untuk berhati-hati dan waspada dengan jebakan tikus beraliran listri ini,” Imbaunya.(lut)