Pojokkiri.com

Raih Penghargaan Dari KPK, Khofifah Disebut Punya Integritas Tolak Praktek Korupsi

Surabaya, Pojokkiri.com.-
Komitmen pencegahan dan pemberantasan korupsi yang teguh dilakukan Pemerintah Provinsi Jatim di bawah kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendapatkan apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur Sumardi mengatakan, penghargaan tersebut menunjukkan kalau Pemprov Jawa Timur memiliki komitmen serta integritas bagi seluruh kepala daerah yang telah berkomitmen pada masa awal pencalonan sampai proses pelantikan agar menghindarkan dari tindak korupsi.

Menurutnya, integritas menjadi kunci bagi seluruh kepala daerah agar menjauhkan diri dari praktek praktek korupsi.
“Integritas adalah sesuatu yang mudah diucapkan tapi susah dilaksanakan,” ujar politisi Golkar ini, selasa 8 April 2025.

Sumardi mengatakan penghargaan ini merupakan buah kerja keras dan wujud komitmen yang dilakukan seluruh jajaran Pemprov Jawa Timur dalam upaya pencegahan korupsi.

“Alhamdulillah Indeks Nilai MCP (Monitoring Center for Prevention) Jawa Timur pada tahun 2024 mencapai 94 persen, capaian MCP Jatim ini berada di atas rata-rata nasional yang angka 76 persen. Kami apresiasi apa yang diraih gubernur Khofifah,” katanya.

Pria yang juga pengacara ini mengatakan dalam memberi penghargaan tersebut, KPK telah menetapkan beberapa kriteria diantaranya yaitu perencanaan, penyusunan anggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, manajemen ASN, pengelolaan BMD, optimalisasi pendapatan dan penguatan APIP.

“Delapan hal tersebut turut menjadi fokus Pemprov untuk menghilangkan potensi terjadinya korupsi. Dengan digital sistem yang telah diterapkan menjadi benteng kuat dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi,” pungkasnya.

Terpisah, ketua KPK RI Setyo Budiyanto beberapa waktu lalu menjelaskan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen serta integritas bagi seluruh kepala daerah yang telah berkomitmen pada masa awal pencalonan sampai proses pelantikan agar menghindarkan dari tindak korupsi.

Menurutnya, integritas menjadi kunci bagi seluruh kepala daerah agar menjauhkan diri dari praktek praktek korupsi.(wan)

Berita Terkait

Jelang Pilkada Serentak, Kepala Daerah Harus Keluarkan SE Netralitas ASN

Tak Kunjung Datangkan Untung, Manajamen BUMD Perseroda Disorot

Lemah Pengawasan di Pilgub, Kinerja Bawaslu Jawa Timur “Macan Ompong”