Pojokkiri.com

Ribuan Warga SMAN 1 Mojosari Turun Lapangan, Peringati Hari Pramuka Sambil Gelorakan Batik Kearifan Lokal

Ribuan Warga SMAN 1 Mojosari Turun Lapangan, Peringati Hari Pramuka Sambil Gelorakan Batik Kearifan Lokal
Ribuan Warga SMAN 1 Mojosari Turun Lapangan, Peringati Hari Pramuka Sambil Gelorakan Batik Kearifan Lokal

Mojokerto, Pojok Kiri – SMA Negeri 1 Mojosari menggelar rangkaian peringatan Hari Pramuka berbeda tahun ini. Bukan hanya upacara bendera, sekolah juga memadukannya dengan kegiatan kokurikuler Fashion Show Batik bertema Kearifan Lokal. Seluruh warga sekolah, mulai guru, tenaga kependidikan hingga siswa kelas 10 hingga 12 ikut ambil bagian.

Acara berlangsung pada Kamis, 14 Agustus 2026 di lingkungan SMAN 1 Mojosari dan menjadi bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5.

Upacara Penuh Semangat, Tanamkan Nilai Tri Satya

Kegiatan dibuka dengan Upacara Peringatan Hari Pramuka. Bertindak sebagai pembina upacara, Ibu Arie Setyowati, S.Pd. Dalam amanatnya beliau mengapresiasi semangat siswa yang mengikuti upacara dengan antusias.

“Anak-anak saat ini sangat antusias mengikuti kegiatan upacara Hari Pramuka, karena dikemas dengan kegiatan yang menyenangkan. Pramuka menjadi wadah agar anak belajar mandiri, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Harapan ke depannya, semoga semua anggota Pramuka dapat menanamkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka menjadi pribadi yang baik, berintegritas, dan berakhlak mulia,” tutur Ibu Arie.

Persiapan upacara sudah dilakukan jauh hari. Vivelia dari Dewan Ambalan menyebut panitia mulai membagi tugas sejak H-3. “Yang paling berkesan menurut saya adalah saat pembacaan Dasa Darma Pramuka, di mana adik Arynda dapat membawakannya dengan suara yang sangat tegas dan lantang,” ungkap Vivelia.

Bagi Sabrina siswa kelas 12, momen ini terasa istimewa. “Upacara hari ini terasa seru karena pengalaman peringatan Hari Pramuka hanya terjadi satu kali setahun. Apalagi ini menjadi upacara Hari Pramuka terakhir untuk saya di bangku sekolah, jadi rasanya sangat berkesan. Ditambah di akhir acara juga sempat ada ucapan ulang tahun Pak Wardoyo, Kepala Sekolah, jadi makin fun!” ujarnya.

Catwalk Batik: Kreativitas Siswa Diuji

Usai upacara, perhatian beralih ke lapangan. Siswa kelas 10 tampil dalam Fashion Show Batik bertema Kearifan Lokal. Mereka memamerkan kreasi busana berbahan batik, mulai dari rok, slayer, hingga atasan dengan desain unik.

Sudirman, S.Pd. menjelaskan tujuan kegiatan ini. “Harapan saya, anak-anak generasi yang hebat ini terus melanjutkan kearifan lokal budaya melalui batik seperti yang disampaikan oleh UNESCO bahwa kita nanti dengan karya bisa memperingati Hari Batik Indonesia,” ujar Pak Dirman.

Menurutnya pelaksanaan tahun ini berjalan meriah dan terkoordinasi baik. Ia berharap kegiatan ini bisa ditingkatkan menjadi gelar karya yang lebih besar.

Panitia dari OSIS, Achmad Aminatul Firdaus kelas 11.3, mengaku tantangan terbesarnya adalah mengumpulkan peserta dari 12 kelas. “Jarak antarkelas yang cukup jauh membuat panitia harus memanggil para peserta satu per satu,” katanya. Ia juga berharap ke depan peserta bisa lebih disiplin soal riasan agar sesuai standar sekolah.

Salah satu peserta mengaku bangga. “Perasaan aku gembira sekali melihat kreativitas teman-teman. Dalam persiapannya, kami memanfaatkan batik untuk berbagai kreasi—ada yang dibuat menjadi rok, slayer, hingga atasan baju,” ungkapnya.

Sementara penonton juga memberi apresiasi. “Kesan saya keren banget! Mengingat kita baru belajar membatik di sini, tapi hasilnya sudah bagus-bagus. Ada yang meriah, ada yang sederhana tapi elegan. Satu kata untuk fashion show hari ini: Interesting!” kata salah satu siswa.

Sulastri, S.Pd. selaku Waka Kesiswaan turut bangga. “Anak-anak hebat semua, baik panitia maupun peserta sangat bersemangat dalam memeriahkan kegiatan ini. Segenap keluarga besar SMAN 1 Mojosari juga menunjukkan kekompakan dan kontribusinya.”

Dengan memadukan nilai kepramukaan dan pelestarian budaya, SMAN 1 Mojosari berharap siswa tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan cinta warisan bangsa. (Mar)