
Lamongan, Pojokkirii.com-Seorang pria berinisial K (40), warga Dusun Moro, Desa Windu, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di Sluis atau bendungan air sungai setempat, Jumat (27/3/2026) sore.
Korban yang diketahui mengidap keterbelakangan mental (ODGJ) tersebut dilaporkan hilang sejak pagi hari sebelum akhirnya ditemukan oleh warga dalam kondisi tidak bernyawa.
Kapolsek Karangbinangun, AKP Supardi, S.H., mengonfirmasi kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, korban awalnya pamit meninggalkan rumah sekira pukul 09.00 WIB untuk mandi di bendungan sungai. Namun, hingga siang hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.

“Orang tua korban yang merasa khawatir kemudian menyusul ke lokasi. Di sana, saksi hanya menemukan pakaian korban di pinggir sungai, sementara korban sudah tidak terlihat,” ujar AKP Supardi.
Melihat hal tersebut, keluarga segera melapor ke kepala dusun dan meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian di dasar sungai. Setelah dilakukan penyisiran selama beberapa jam, jasad korban akhirnya ditemukan sekira pukul 16.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Petugas dari Polsek Karangbinangun bersama tim medis Puskesmas Karangbinangun dan personel Koramil langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan fisik pada jenazah.

“Dari hasil pemeriksaan luar oleh petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Kejadian ini murni kecelakaan akibat tenggelam,” tambahnya.
Pihak keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka menolak untuk dilakukan otopsi lebih lanjut dan telah menandatangani surat pernyataan bermaterai di hadapan petugas. Jenazah korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

