Pojokkiri.com

Bikin Macet, Warga Keluhkan Perbaikan Gorong-gorong Pertigaan Rangge

Perbaikan gorong gorong di Jalan Basuki Rahmat, persisnya pertigaan Rangge, bikin macet. (Foto Zainul Lutfi)

Lamongan, Pojok Kiri. com- Perbaikan gorong-gorong sepanjang Jalan Basuki Rahmat, persisnya pertigaan Rangge, Kota Lamongan dikeluhkan warga dan pengguna jalan lantaran kerap menjadi penyebab kemacetan arus lalu lintas khususnya pada pagi dan sore hari.

Pantauan Pojok Kiri lebih dari dua hari terakhir perbaikan gorong-gorong dilakukan pada tengah jalan penghubung jalur protokol utama Lamongan itu dibiarkan menumpuk pada sebagian bahu jalan sehingga lajur pengendara semakin menyempit.

Material tanah ditambah beton masih belum dikembalikan seperti semula. Penyempitan itu berpengaruh terhadap tersendatnya arus lalu lintas pada jam sibuk seperti 08.00 WIB dan 16.00 WIB.

Indiana Abriansyah (24), warga Perumnas Made, Kecamatan Lamongan, mengeluhkan adanya proyek yang tak kunjung selesai tersebut. Terlebih lagi, material tanahnya dibiarkan begitu saja.

“Padahal kenapa gak diangkut kemana gitu. Jadi kelihatan semrawut,” katanya, Rabu (16/11/2022).

Ia mengatakan, sering kali melintas jalan tersebut pada pagi hari kerap terjadi kemacetan lantaran lebar jalan yang semakin sempit adanya tanah bekas pengerjaan gorong-gorong tersebut.

“Galian tersebut menyebabkan macet panjang, bahkan kalau pagi bisa sampai depan Kantor KPU Lamongan karena terlalu banyak memakan jalan,” ujarnya.

Indiana menilai seharusnya pengerjaan gorong-gorong tersebut dikerjakan saat malam hari, biar kondisi jalan sepi serta bekas tanah galian itu bisa langsung diangkut.

Sementara, saat dimintai keterangan pada Rabu (16/11/2022), KBO Satlantas Polres Lamongan, Iptu Fifin Yuli Subagyo mengatakan, pengerjaan gorong-gorong itu dilakukan oleh pihak PU Binamarga Kabupaten Lamongan.

” Saya tadi sudah kordinasi dengan PU Binamarga Lamongan. Katanya, sore ini gorong gorong itu akan dilakukan pengecoran, ” kata Iptu Fifin.

Namun meski begitu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas. Atas kemacetan yang terjadi, Iptu Fifin mengaku telah menerjunkan anggotanya pada pagi dan sore hari guna mengamankan lalu lintas.

“Setiap pagi kita pasti terjunkan personel di beberapa titik kemacetan, termasuk di lokasi perbaikan gorong-gorong itu,” ujarnya. (lut)