
Lamongan, Pojok Kiri.com-Nasib malang menimpa Luna (14, bukan nama sebenarnya), seorang remaja di Lamongan yang menjadi korban pemerkosaan oleh ayah tirinya sendiri, NS (60). Akibat perbuatan bejat pelaku, kini Luna tengah berbadan dua dengan usia kandungan memasuki 23 minggu atau sekitar 5 bulan.
Kanit PPA Satreskrim Polres Lamongan, Ipda M.E Afandi, mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis di Puskesmas Lamongan Kota, kondisi kesehatan Luna dan janin yang dikandungnya dinyatakan sehat.
“Terkait kondisi kehamilan Luna yang berusia 23 minggu itu dalam kondisi sehat,” ujar Ipda Afandi saat ditemui di Masjid Al Busrah Polres Lamongan, Rabu (22/4).
Untuk menjamin keamanan dan pemulihan psikisnya, pihak kepolisian telah menempatkan Luna bersama ibunya di Rumah Aman yang berlokasi di Pondok Pesantren SPMAA (Sumber Pendidikan Mental Agama Allah) Turi, Lamongan.
Selain perlindungan tempat tinggal, PPA Satreskrim Polres Lamongan juga menerjunkan tim psikolog secara rutin ke pondok pesantren tersebut untuk memantau serta memulihkan kondisi mental Luna yang terguncang akibat trauma.

Kehamilan Tetap Dipertahankan
Menjawab pertanyaan mengenai status kandungan tersebut, Ipda Afandi menegaskan bahwa aborsi tidak akan dilakukan. Mengingat usia kandungan yang sudah mencapai 5 bulan lebih, tindakan pengguguran dinilai sangat berisiko bagi keselamatan nyawa Luna.
Ibu kandung Luna menyatakan kesediaannya untuk merawat bayi tersebut kelak. Namun, pihak kepolisian juga menegaskan bahwa negara siap hadir jika di kemudian hari keluarga merasa keberatan.
“Nantinya, jika ibu Luna keberatan merawat cucunya ini, negara siap merawat. Di Sidoarjo, Jawa Timur, negara memiliki yayasan khusus untuk menangani hal seperti ini,” tambah Ipda Afandi.
Saat ini, tersangka NS telah mendekam di Rutan Polres Lamongan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara yang berat.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

