Pojokkiri.com

Cegah Bahaya Asap, Ketua TP PKK Driyorejo Zurred Ajak Warga Stop Bakar Sampah

Gresik, pojokkiri.com

Tanpa pikir panjang Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Driyorejo bergerak cepat menindaklanjuti arahan TP PKK Kabupaten Gresik terkait penanganan sampah.

Di bawah kepemimpinan Ketua TP PKK Kecamatan Driyorejo, Zur’ah Amri (yang akrab disapa Zurred), edukasi dan imbauan masif mulai digencarkan ke tengah masyarakat demi menghentikan kebiasaan membakar sampah sembarangan.

​Langkah tegas dan penuh kepedulian ini digelorakan usai diterimanya maklumat resmi serta stiker imbauan langsung dari Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Hj. Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, S.I.Kom (Ning Nurul).

​Sebagai sosok yang berada di garis terdepan dalam menggerakkan kader di tingkat kecamatan hingga desa, Zurred menegaskan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga kualitas udara dan lingkungan hidup.

​“STOP BAKAR SAMPAH SEMBARANGAN, Jaga lingkungan, lindungi kesehatan. Lingkungan bersih, sehat, masa depan lebih baik. Karena hidup sehat berawal dari lingkungan yang bersih,” tegas Zurred pada Rabu (9/9/2026).

​Menurutnya, aksi membakar sampah secara liar bukan sekadar mengganggu kenyamanan, melainkan membawa dampak buruk yang sangat fatal bagi kesehatan masyarakat sekitar.

​Secara terperinci, Zurred membeberkan berbagai risiko kesehatan akibat asap pembakaran sampah yang kerap dianggap sepele oleh warga seperti.

Dapat menyebabkan Gangguan Pernapasan Kronis, Asap sampah mengandung zat bermolekul mikroskopis bahaya seperti PM2,5, dioksin, dan furan yang memicu ISPA, batuk kronis, asma, hingga kanker paru-paru.

Tidak hanya itu lanjut Zurred, ​Iritasi Organ Sensitif hingga menyebabkan mata merah dan perih, hidung berair, tenggorokan gatal, hingga reaksi alergi berat. Dan
​Risiko Penyakit Kardiovaskular, Paparan zat beracun dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga stroke.

Terlebih lagi lanjut Zurred, Risiko pada Ibu Hamil dan Janin Zat berbahaya dalam asap dapat mengganggu pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko bayi lahir prematur atau berat badan rendah.

Menurunkan Imunitas Tubuh Paparan polusi udara dari pembakaran sampah dapat melemahkan daya tahan tubuh dan memicu berbagai penyakit.

Disamping itu, guna mengikis kebiasaan buruk membakar sampah, Zurred tidak hanya memberi larangan, tetapi juga menawarkan solusi konkrit melalui pengelolaan sampah dari rumah tangga.

Pihaknya mengajak warga Driyorejo untuk memilah sampah berdasarkan jenisnya agar dapat dimanfaatkan kembali.

Masih Zurred, ada dua metode pengelolaan manfaat sampah diantaranya sampah organik (Sisa makanan, daun kering, rumput, bahan dapur) Pengomposan (composting) Menjadi pupuk kompos penyubur tanah dan tanaman. Dan sampah Anorganik (Plastik, kertas, kaca, logam) bisa disetorkan ke Bank Sampah,” jelasnya.

Dengan senyum kasnya, wanita murah senyum juga mengingatkan masyarakat bahwa larangan membakar sampah memiliki payung hukum yang jelas di Kabupaten Gresik.

Kebijakan ini mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Gresik No. 5 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Perda No. 9 Tahun 2010 tentang Pengelolaan Sampah, yang secara tegas melarang aktivitas pembakaran sampah secara sembarangan.

​Melalui langkah masif TP PKK Kecamatan Driyorejo di bawah komando Zurred, diharapkan masyarakat makin teredukasi, peduli pada lingkungan, dan beralih ke pola hidup bersih dengan mengelola sampah secara bijak dari sumbernya. Tambahnya. (Dyo)