Pojokkiri.com

Mengejar Status Paripurna, RSUD Moh. Zyn Sampang Diuji, Buktikan Standar atau Sekadar Formalitas?

Pojokkiri.com, – SAMPANG — RSUD Moh. Zyn Sampang (RSMZ) tengah menjalani ujian krusial bersama Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP) sejak Rabu (23/9/2026). Ambisi mereka jelas, menyabet predikat Paripurna, kasta tertinggi akreditasi rumah sakit.

Namun, di balik klaim komitmen pelayanan prima, uji akreditasi ini menjadi ajang pembuktian nyata. Mampukah RSMZ membuktikan bahwa predikat Paripurna bukan sekadar “ritual tahunan” demi mengamankan kontrak BPJS Kesehatan, melainkan perbaikan kualitas yang nyata dirasakan pasien?

Surveior LARS DHP membedah operasional RSMZ secara menyeluruh, meliputi Keselamatan Pasien & Mutu Klinis, yaitu menjamin prosedur bebas malapraktik dan penanganan pasien konsisten dari pendaftaran hingga pulang.

Selanjutnya Tata Kelola & SDM (TKRS), yaitu kejelasan wewenang manajemen dan profesionalisme tenaga medis, dan Pencegahan Infeksi (PPI) & Keandalan Fasilitas (MFK): Sterilitas lingkungan serta kelayakan alat medis dan gedung, serta Digitalisasi Rekam Medis (RME): Keakuratan integrasi data elektronik sesuai standar Kemenkes.

Tidak hanya memeriksa dokumen administrasi, surveior turun langsung menguji kesiapan seluruh staf terhadap Empat Pilar Dasar, yaitu kebiasaan hand hygiene, Enam Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), kemampuan Bantuan Hidup Dasar (BHD/RJP) saat darurat, hingga penguasaan APAR.

Humas RSMZ, Amin Jakfar, menegaskan target mereka tunggal, yaitu predikat Paripurna demi membangun kepercayaan penuh masyarakat Sampang. Kini, masyarakat menunggu apakah status “Paripurna” tersebut benar-benar sebanding dengan kualitas layanan sehari-hari di lapangan.(Man/F-R)