Jasad Chelsea Ferdina Faradisca Lasso di TKP kecelakaan. (ISTIMEWA/POJOK KIRI.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Kecelakaan beruntun yang melibatkan 3 kendaraan terjadi di Jalan Raya Lamongan-Surabaya, persisnya di Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, kemarin (17/9/2023).
Salah seorang pemotor Siswi SMK Negeri 1 Lamongan merenggang nyawa dalam peristiwa tersebut.
Sebuah mobil Honda Brio menabrak 2 pemotor di jalan Nasional Lamongan-Gresik tepatnya di Desa Deket Kulon, Kecamatan Deket, Lamongan, Minggu (17/9/2023).
Honda Brio nopol L 1664 RL yang dikemudikan Rudy Setiawan warga Kelurahan Menur, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya melaju dari arah timur menuju barat.
Sesampainya di TKP, tepatnya di depan jembatan timbang Dishub Jatim di Lamongan.
Pengemudi Brio diduga mendadak kehilangan konsentrasi sehingga mobil yang dikendarainya masuk ke jalur berlawanan.
Nahas, mobil yang melaju di luar jalurnya tersebut menghantam motor nopol S 5776 JB dari arah Barat ke Timur yang dikendarai Putri Amalia Pratama warga Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring, dengan penumpang Putri Usfilla warga Desa Siman, Kecamatan Sekaran, Lamongan.
Tak berhenti disitu, Brio terus melaju dan kemudian menabrak motor bernopol S 2643- JAC yang dikendarai Chelsea Ferdina Faradisca Lasso (16) Siswi SMK Negeri 1 Lamongan warga Desa Bupuhbaru, Kecamatan Glagah, Lamongan.
Akibat insiden ini Chelsea Ferdina Fransisca Lasso, meninggal di TKP dengan kepala pecah. Sedangkan, pengendara motor nopol S 5776 JB Amalia Pratama warga, dengan penumpang Putri Usfilla terluka parah dibawa ke RSM Lamongan.
Hingga kini polisi masih mendalami kecelakaan beruntun tersebut. Untuk 2 motor dan mobil diamankan di Mapolres Lamongan.(lut)

